Jembatan Kuno 400 Tahun Muncul di Danau Poyang Saat Kekeringan
Jembatan batu granit berusia hampir empat abad muncul kembali di Danau Poyang, China, saat air surut akibat musim kemarau, menunjukkan struktur arsitektur klasik era Dinasti Ming yang masih utuh.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 12.11 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah struktur batu granit kuno berusia hampir empat abad kembali terlihat di permukaan Danau Poyang, Provinsi Jiangxi, seiring menyusutnya volume air akibat musim kemarau. Jembatan yang dikenal sebagai Qianyan atau "Jembatan Seribu Lubang" terpapar kembali setelah bersembunyi di dasar danau selama bertahun-tahun. Panjangnya mencapai 2.657 meter, menjadikannya jembatan batu terpanjang di China yang menghubungkan dua sisi wilayah Kabupaten Duchang.
Dibangun pada masa Dinasti Ming (1368–1644), jembatan ini didukung oleh 949 tiang penyangga dan memiliki 948 hingga 1.000 lubang aliran air yang dirancang untuk mengurangi tekanan saat banjir. Fungsi utamanya dahulu sebagai jalur utama penyeberangan bagi penduduk di sekitar danau, memainkan peran penting dalam mobilitas dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kemunculan jembatan ini bersifat periodik, terjadi setiap kali ketinggian air danau turun di bawah 10,5 meter—sekitar 34,4 kaki—sehingga struktur batu granit yang biasanya tenggelam kembali terpapar. Saat musim hujan tiba, jembatan kembali tenggelam, menyimpan kembali warisan sejarahnya di bawah permukaan air. Fenomena ini rutin menarik perhatian masyarakat dan para peneliti, menjadi daya tarik wisata sejarah yang unik.
Untuk melindungi aset budaya berharga ini dari kerusakan akibat erosi dan perubahan lingkungan, otoritas lokal telah meluncurkan program pemeliharaan dan restorasi skala besar. Upaya tersebut bertujuan memperkuat struktur fisik jembatan dan menjaga keutuhan arsitektur kuno agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Pembangunan PLTS terapung di Waduk Tembesi, Batam, telah menyelesaikan 74 persen tahap konstruksi dengan kapasitas 46 MWp dan proyeksi produksi listrik 61 GWh per tahun.
24 Oktober 2026

Peta Hak Dasar Desa Siap Dukung Pembangunan Berbasis HAM
KemenHAM memperkenalkan Peta Pemenuhan Hak Dasar hingga tingkat desa melalui platform DESAHAM sebagai alat pemantauan berbasis data dalam perencanaan pembangunan nasional.
24 Oktober 2026

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

