Jokowi Ubah Posisi Soal Dua Periode, Guntur Romli Sebut Omongannya Tak Bisa Dipercaya
Mantan presiden Jokowi kini menyatakan pemilu masih jauh, berbeda dengan sikap sebelumnya yang mendukung dua periode, menurut politikus PDIP Guntur Romli yang menilai pernyataan tersebut tidak konsisten.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Mantan presiden Joko Widodo kini menekankan bahwa pemilu masih berada jauh di depan, berbeda dengan pernyataan sebelumnya yang secara terbuka mendukung gagasan dua periode bagi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Perubahan posisi ini menjadi sorotan publik dan dikomentari oleh politikus PDIP Guntur Romli, yang menyatakan bahwa pernyataan Jokowi tidak bisa dijadikan acuan karena dinilai tidak konsisten.
Guntur menilai bahwa sikap Jokowi yang berubah-ubah mencerminkan ketidakpastian dalam komunikasi politik. Ia menyebut bahwa mantan kepala negara sering kali berubah pandangan dalam waktu singkat, bahkan bisa mendukung suatu isu hari ini, lalu menarik diri atau berkelit esok harinya. Menurutnya, hal ini menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas pernyataan yang disampaikan oleh mantan presiden.
Dugaan kuat di balik perubahan sikap tersebut adalah kekecewaan Jokowi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Gibran sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Putusan MK yang mempertimbangkan aspek legalitas ijazah menimbulkan dinamika politik yang memengaruhi narasi dukungan terhadap Gibran sebagai calon yang siap melanjutkan kekuasaan.
Dengan demikian, Guntur menyimpulkan bahwa perubahan sikap Jokowi bisa jadi bagian dari strategi jangka panjang, yakni mempersiapkan Gibran sebagai pesaing Prabowo Subianto dalam pemilu 2029. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika politik di tingkat nasional terus berevolusi, dengan narasi yang berubah-ubah namun tetap berbasis pada kepentingan kekuasaan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

