Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman

Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Firas Subiro, seorang profesional berusia 34 tahun, kini menjalani masa transisi karier setelah kontrak kerjanya berakhir. Ia mengaku sedang aktif melamar pekerjaan yang selaras dengan pengalaman manajerial, layanan pelanggan, serta pengelolaan proyek yang telah ditekuninya selama bertahun-tahun. Meski menargetkan posisi serupa atau lebih tinggi, ia menyadari bahwa peluang yang tersedia saat ini sangat terbatas, terutama untuk kandidat dengan latar belakang pengalaman yang sudah matang.

Dalam wawancara di sebuah job fair yang diselenggarakan pemerintah daerah, Firas menyampaikan bahwa pencarian kerja baru dimulainya sekitar satu minggu setelah masa kontrak berakhir. Ia tetap menjaga sikap positif, meski menyadari tantangan yang dihadapi, termasuk ketatnya seleksi dan minimnya lowongan yang membuka ruang bagi profesional berpengalaman. Ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali memulai dari posisi lebih rendah, mengingat pengalaman meniti karier sebelumnya pernah melalui tahap tersebut.

Untuk mempertahankan kemandirian finansial, Firas tidak hanya mengandalkan peluang kerja formal. Ia menjalankan usaha kafe sekaligus bekerja sebagai pengemudi transportasi online, pekerjaan sampingan yang telah ia tekuni sejak masa kuliah. Kedua aktivitas ini tetap dilakoni meski sudah memiliki pengalaman kerja di level supervisor, sebagai bentuk komitmen untuk tetap produktif dan mendukung kebutuhan keluarga.

Firas juga menyampaikan kekecewaan terhadap praktik rekrutmen yang masih mengedepankan batasan usia sebagai syarat utama. Menurutnya, kualifikasi seperti integritas, keterampilan teknis, dan pengalaman kerja jauh lebih relevan dibandingkan usia. Ia menilai bahwa perusahaan yang pernah merekrut karyawannya sebelumnya tidak memandang usia, melainkan fokus pada kualitas kandidat secara menyeluruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya