Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jonathan Tahir Lepas Saham Mayapada dengan Harga Rp10

Putra pengusaha asal Sulawesi Tenggara melepas sekitar 523 juta saham Mayapada pada harga Rp10 per lembar untuk menyelesaikan kewajiban utang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 11.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jonathan Tahir Lepas Saham Mayapada dengan Harga Rp10📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemegang saham mayoritas PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), Jonathan Tahir, telah menyelesaikan penjualan sebanyak 523.357.155 lembar saham melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2026. Penjualan dilakukan dengan harga per saham sebesar Rp10, menghasilkan nilai transaksi senilai sekitar Rp5,23 miliar. Langkah ini menandai penurunan signifikan dalam kepemilikan saham yang sebelumnya mencapai 5,89% dari total hak suara di perusahaan.

Setelah transaksi, kepemilikan Jonathan Tahir berkurang menjadi 1.019.049.868 lembar saham, atau setara dengan 3,89% dari total saham yang beredar. Dengan demikian, ia tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham dengan porsi lebih dari 5%. Penjualan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelesaian utang pribadi, tanpa memengaruhi posisi pengendalian perusahaan, karena Jonathan Tahir secara resmi tidak lagi dianggap sebagai pengendali Bank Mayapada.

Pada 15 September 2026, perusahaan asal Singapura, Brilliant Bazaar Pte Ltd, memperkuat posisinya di MAYA dengan membeli 774.155.309 saham pada harga yang sama, Rp10 per lembar. Dengan pembelian ini, kepemilikan Brilliant Bazaar naik dari 2,14% menjadi 5,1%, atau setara dengan 1.334.344.855 saham. Transaksi ini dinyatakan sebagai bagian dari strategi penyelesaian kewajiban keuangan.

Peningkatan kepemilikan oleh Brilliant Bazaar menandai perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan saham MAYA. Namun, perusahaan tetap beroperasi sesuai regulasi dan kebijakan yang berlaku tanpa adanya perubahan manajemen atau pengendalian. Penjualan saham Jonathan Tahir dan pembelian oleh Brilliant Bazaar mencerminkan dinamika pasar yang fleksibel, terutama dalam konteks penyelesaian utang dan penataan portofolio.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya