Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp90,37 Miliar

Bank Rakyat Indonesia menyelesaikan program pembelian kembali saham dengan serapan dana Rp90,37 miliar dalam periode Juni hingga September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 11.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp90,37 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil menyelesaikan program pembelian kembali saham atau *buyback* tahun 2026 dengan total nilai transaksi mencapai Rp90,37 miliar. Proses ini dilakukan melalui pasar modal dalam jangka waktu 12 Juni hingga 11 September 2026, sesuai rencana yang telah diumumkan sebelumnya. Sebanyak 31 juta saham berhasil dibeli kembali oleh perseroan dalam pelaksanaan tersebut.

Dana yang digunakan dalam transaksi tersebut belum termasuk biaya perantara perdagangan efek dan pengeluaran lain yang mungkin timbul. Jumlah tersebut mewakili sekitar 18,07 persen dari anggaran maksimal sebesar Rp500 miliar yang telah disiapkan oleh perseroan untuk kegiatan buyback tahun ini. Realisasi ini menunjukkan komitmen BBRI dalam mengelola struktur modal secara efisien dan menjaga nilai saham di pasar.

Saham yang dibeli kembali akan digunakan untuk program insentif kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, dan komisaris. Namun, pengalihan saham tersebut baru dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan buyback tidak memengaruhi kondisi keuangan, operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha secara signifikan.

Dalam pernyataan resmi, BBRI menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam kerangka strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur kepemilikan saham internal dan memperkuat rasa memiliki di kalangan manajemen serta karyawan. Proses ini juga menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga stabilitas pasar dan nilai perusahaan secara keseluruhan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya