Lima Karyawan Indonesia Pelajari Integrasi Energi Bersih di China
Lima karyawan PT Datang DSSP Power Indonesia mengikuti studi lapangan selama 12 hari di China untuk memahami sistem integrasi energi terpadu dan teknologi operasional canggih.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 12.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Lima karyawan dari PT Datang DSSP Power Indonesia mengunjungi sejumlah proyek energi bersih terkemuka di wilayah barat daya Tiongkok dalam program studi yang berlangsung selama dua minggu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh China Datang Corporation Ltd. dan melibatkan delapan tenaga kerja dari negara-negara Asia Tenggara serta Asia Tengah, termasuk Uzbekistan, Laos, Kamboja, dan Myanmar. Kunjungan berakhir di kantor pusat perusahaan di Beijing pada 21 Oktober 2026, setelah para peserta mengunjungi fasilitas strategis seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air Guanyinyan, Ladang Angin Jinpingxi, Pembangkit Fotovoltaik Laoyingyan, serta Stasiun Penyimpanan Energi Xinping.
Pada kunjungan ke Ladang Angin Jinpingxi, peserta menyaksikan turbin angin yang tersebar di punggung gunung dan panel surya yang menutupi lembah di bawahnya, dengan pembangkit air Guanyinyan berdiri di Sungai Jinsha. Denny Fernando Sitorus, karyawan dari proyek Meulaboh, mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang komplementaritas antarjenis energi dan pentingnya kolaborasi dalam sistem terintegrasi. Ia menyebut bahwa integrasi antara tenaga air, angin, dan surya, dikombinasikan dengan sistem penyimpanan energi, menjadi kunci kestabilan pasokan listrik bersih.
Pusat Kontrol Antarcekungan Pembangkit Listrik Guiguan menjadi salah satu destinasi utama dalam kunjungan tersebut. Fasilitas ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 11,857 juta kilowatt, mencakup 26 pembangkit listrik tenaga air, 11 ladang angin, dan 23 pembangkit surya. Melalui sistem pemantauan terpusat, operator dapat mengelola operasional berbagai pembangkit secara real-time dari jarak jauh. Peserta lain, Lugantha Perkasa dari proyek Sumatra Selatan, menyatakan bahwa kunjungan ke Guanyinyan membuka wawasannya mengenai standarisasi prosedur dalam operasional, mulai dari pengendalian banjir hingga restorasi lingkungan dan relokasi masyarakat.
Di samping aspek teknis, para karyawan juga mengikuti program tanggung jawab sosial perusahaan di Yunnan dan Guangxi. Di Yunnan, perusahaan bekerja sama dengan perguruan tinggi pertanian untuk mengembangkan pertanian di bawah panel surya, yang telah meningkatkan pendapatan hampir 1.000 rumah tangga. Di Dahua, Guangxi, program bantuan pendidikan telah membantu lebih dari 300 anak dari daerah pegunungan menempuh pendidikan tinggi. Selain itu, mereka turut serta dalam upacara pernikahan massal bertema "Romansa Dinasti Tang" di tepi Sungai Jinsha, yang menjadi bagian dari interaksi budaya antarbangsa.
Tujuan utama kunjungan ini adalah memperkuat kapasitas teknis dan manajerial karyawan Indonesia dalam mengelola pembangkit listrik bersih secara efisien dan berkelanjutan. Peserta berharap pengalaman yang diperoleh dapat diadaptasi dalam operasional proyek di Indonesia, khususnya untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan integrasi sumber energi. Program ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun kapasitas manusia dan menjaga keseimbangan antara pembangunan energi, lingkungan, dan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AS Perintahkan Evakuasi Pegawai dari Arab Saudi Akibat Serangan Houthi
AS menginstruksikan staf pemerintah non-darurat dan keluarganya meninggalkan Arab Saudi menyusul eskalasi serangan Houthi yang menargetkan bandara dan infrastruktur strategis.
26 Oktober 2026

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik per hari untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Batam, Bintan, dan Sumatra, sesuai kebijakan prioritas energi dalam negeri.
26 Oktober 2026

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

