Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ribuan warga Israel memadati Lapangan Sandera di Tel Aviv dalam aksi protes besar yang menyoroti kegagalan sistem keamanan negara dalam mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Aksi yang digelar tiga hari sebelum pemilihan umum ini menjadi puncak perjuangan keluarga korban yang terbawa ke Gaza tiga tahun lalu. Dewan Oktober, organisasi yang didirikan oleh keluarga sandera, menyatakan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan upaya menyelamatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Demonstrasi yang dimulai dari Lapangan Rabin bergerak menuju Lapangan Sandera dengan komposisi massa yang padat dan antusias. Suara sorak dan teriakan dukungan mengiringi pergerakan massa, termasuk seruan kepada tokoh oposisi Gadi Eisenkot, yang dianggap sebagai kandidat penantang utama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Massa menyambutnya dengan teriakan: “Siapa yang datang? Perdana Menteri berikutnya!”, menunjukkan ketegangan politik yang memanas menjelang pemilu.
Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan persaingan ketat antara blok kanan yang dipimpin Netanyahu dan blok yang dipimpin Eisenkot. Kedua kubu dinilai berada dalam posisi seimbang, tanpa satupun yang diprediksi meraih mayoritas kursi parlemen. Pemilu ini diyakini akan menentukan arah kebijakan luar negeri, khususnya terkait kemungkinan serangan lanjutan ke Iran, yang dianggap lebih rendah jika Eisenkot terpilih. Namun, sejumlah isu strategis seperti penolakan terhadap pembentukan negara Palestina tetap menjadi kesepakatan bersama di antara mayoritas partai.
Sebelum aksi, Dewan Oktober telah memperingatkan aparat keamanan mengenai potensi gangguan dari kelompok pendukung pemerintah yang berafiliasi dengan koalisi. Mereka mengirim surat resmi kepada Kepala Kepolisian untuk mengantisipasi provokasi. Di sisi lain, pemerintah Netanyahu menolak permintaan pembentukan komisi penyelidikan mandiri, menggantinya dengan komisi berbasis politik di mana separuh anggota ditunjuk oleh pemerintah. Oposisi menolak komisi tersebut dan menyatakan akan memboikotnya, menegaskan bahwa keadilan hanya bisa ditegakkan melalui proses yang independen dan bebas dari intervensi politik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026

Arab Saudi Kembali Buka Bandara Internasional Riyadh Setelah Serangan Drone
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali beroperasi untuk penerbangan domestik dan internasional, meski masih terus menghadapi ancaman serangan drone dan rudal dari milisi Houthi di Yaman.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

