Arab Saudi Kembali Buka Bandara Internasional Riyadh Setelah Serangan Drone
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali beroperasi untuk penerbangan domestik dan internasional, meski masih terus menghadapi ancaman serangan drone dan rudal dari milisi Houthi di Yaman.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kerajaan Arab Saudi secara resmi membuka kembali operasional Bandara Internasional King Khalid di Riyadh untuk penerbangan domestik dan internasional, dua minggu setelah penutupan darurat akibat serangan udara yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Pembukaan kembali terminal utama ini dilakukan secara bertahap, dengan Terminal 1 kembali melayani penerbangan dalam negeri, sementara Terminal 2 dijadikan pusat penerbangan internasional yang dioperasikan oleh maskapai nasional.
Meskipun demikian, otoritas pertahanan Saudi tetap menghadapi ancaman berkelanjutan dari milisi Houthi yang terus melancarkan serangan dengan drone dan rudal jelajah ke wilayah ibu kota dan kota-kota strategis di selatan, seperti Khamis Mushait. Pihak berwenang melaporkan telah mencegat sepuluh rudal balistik dan dua drone yang ditembakkan dari wilayah Yaman, serta mengonfirmasi adanya dua drone dan satu rudal balistik yang mengarah ke Riyadh.
Peringatan darurat sebelumnya telah dikeluarkan untuk wilayah Riyadh, Abha, dan Khamis Mushait, namun segera dicabut setelah situasi dinilai terkendali. Pihak bandara menegaskan bahwa keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama, meskipun kelompok Houthi tetap menyatakan King Khalid sebagai target militer dan memperingatkan semua pihak untuk tidak menggunakan fasilitas tersebut. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menegaskan bahwa serangan akan terus dilanjutkan jika tidak ada perubahan dalam kebijakan Saudi.
Pembukaan kembali bandara ini terjadi di tengah ketegangan meningkat di kawasan, terutama setelah Houthi merebut wilayah strategis di sepanjang pantai Laut Merah, dekat Selat Bab el-Mandeb—salah satu jalur maritim paling kritis di dunia. Perang saudara Yaman yang kembali memanas telah menghancurkan gencatan senjata yang sempat berjalan sejak 2022, dan Arab Saudi pun memperkuat respons militernya sebagai bagian dari koalisi yang telah terlibat sejak 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

