Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berhasil meraih posisi lima besar dalam penilaian kinerja menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO). Dalam penilaian tersebut, sebanyak 12 persen responden menyatakan bahwa Tito Karnavian dinilai bekerja dengan baik dalam menjalankan tugas pemerintahannya. Penilaian ini menunjukkan tingkat pengakuan publik terhadap peran strategis yang diemban oleh kementerian yang dipimpinnya.
Survei yang dilaksanakan pada periode 12 hingga 20 Oktober 2026 melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen. Responden diminta menilai kinerja menteri berdasarkan persepsi mereka terhadap efektivitas dan kualitas kerja masing-masing. Hasilnya menunjukkan dominasi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan 33 persen, disusul Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (25,2 persen) dan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (24,5 persen).
Di bawahnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono mendapatkan 16,1 persen, sementara Tito Karnavian menempati urutan kelima dengan 12 persen. Meskipun berada di posisi lima besar, capaian ini tetap menjadi indikator penting atas kinerja kementerian yang mengelola urusan pemerintahan dalam negeri, termasuk koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Peran Kemendagri dinilai sangat krusial dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah, peningkatan kualitas layanan publik, serta pemantapan sistem tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan dalam menyeimbangkan kebijakan pusat dengan kebutuhan lokal menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja kementerian ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

