Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP

Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim Jibom Batalyon B Satuan Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan sterilisasi di lokasi ledakan yang terjadi di sebuah lapak penampungan besi tua di Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kegiatan ini dilakukan usai kejadian pada Minggu (25/10) sekitar pukul 16.00 WIB, dengan tujuan memastikan area aman dari potensi ledakan susulan dan mempermudah proses penyelidikan. Kepolisian menggandeng tim khusus untuk mengevaluasi sumber ledakan dan mengamankan lokasi dari ancaman bahaya yang belum terdeteksi.

Korban dari insiden tersebut, seorang pengepul barang bekas, mengalami luka berat dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, menegaskan bahwa langkah sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya sistematis untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan keselamatan warga sekitar. Ia menekankan bahwa pemeriksaan menyeluruh masih berlangsung dan hasil akhir baru akan dirilis setelah olah TKP selesai dilakukan oleh tim ahli.

Berdasarkan temuan awal, dugaan kuat menyebutkan bahwa ledakan berasal dari salah satu logam besi tua yang sedang diproses, baik saat ditimbang maupun dipotong. Namun, penyebab pasti belum dapat dipastikan hingga hasil pemeriksaan dari Unit Jibom dirilis secara resmi. Satria menyampaikan bahwa kemungkinan adanya benda berbahaya yang tersembunyi dalam tumpukan besi bekas masih menjadi fokus utama investigasi, terutama mengingat potensi keberadaan sisa bahan peledak atau amunisi lama.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengepul dan pengumpul barang bekas, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap benda-benda mencurigakan yang ditemukan. Warga diimbau segera melapor jika menemukan benda yang menyerupai amunisi atau bahan peledak, terutama di area yang sering digunakan untuk penimbunan logam. Upaya ini sebagai langkah pencegahan untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan lebih luas di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya