Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras

Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemimpin agama terkemuka di Saudi Arabia, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, menyatakan kecaman tajam terhadap serangkaian serangan balistik dan drone yang dilancarkan oleh milisi Houthi Yaman terhadap dua kota suci umat Islam, Makkah dan Madinah. Ia menegaskan bahwa kesucian dan keamanan wilayah tersebut merupakan batas yang tak boleh dilanggar, baik secara spiritual maupun hukum. Pernyataan ini disampaikan menyusul serangan beruntun yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, yang menunjukkan niat jahat dan pendekatan kriminal terhadap umat Muslim secara keseluruhan.

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan oleh kantor berita resmi Saudi, Al-Sudais menyoroti bahwa tindakan Houthi merupakan pelanggaran terhadap ajaran Syariah yang secara tegas melindungi tempat-tempat suci, sekaligus menghina prinsip-prinsip kemanusiaan global. Ia menekankan bahwa serangan-serangan ini bukan sekadar ancaman militer, melainkan bentuk penghinaan terhadap rasa keagamaan umat Islam di seluruh dunia, terutama saat ribuan peziarah sedang menjalankan ibadah di wilayah tersebut.

Pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal balistik serta drone yang diluncurkan dari wilayah Yaman. Dalam rentang waktu sehari, sistem pertahanan mampu menggagalkan lima rudal balistik ke arah Makkah, Madinah, dan Riyadh, serta empat drone bersenjata yang menargetkan wilayah timur dan selatan. Beberapa wilayah seperti Wadi Al-Mughammas, Al-Nuzha, Wadi Jalil, dan Pusat Masturah di Rabigh sempat terdampak jatuhnya puing-puing dari serangan yang gagal. Alarm darurat juga dibunyikan di ibu kota Riyadh pagi hari, menyusul dua ledakan yang diduga akibat rudal balistik.

Meskipun serangan terus berlanjut, otoritas sipil Saudi tetap menjaga stabilitas operasional fasilitas publik, termasuk pembukaan kembali sebagian Bandara Internasional King Khalid Riyadh. Terminal 1 kembali melayani penerbangan domestik, sementara Terminal 2 dibuka untuk penerbangan internasional dari maskapai nasional. Pihak bandara mengimbau penumpang untuk memeriksa jadwal penerbangan sebelum melakukan perjalanan, seiring upaya pemulihan pasca-serangan besar pada 10 Oktober yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.

Al-Sudais memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan dan kemampuan pertahanan militer Kerajaan, yang menurutnya justru memperkuat semangat persatuan dan tekad melindungi kota suci. Ia menegaskan bahwa agresi teroris tersebut tidak akan menggoyahkan stabilitas atau kekuatan kepemimpinan Saudi, melainkan semakin memperjelas komitmen negara untuk menjaga keamanan para peziarah dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang universal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya