Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun

Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Fathan Subchi, anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia periode 2024–2029, tutup usia pada hari Minggu (25/10) di usia 56 tahun. Kabar wafatnya disampaikan melalui pernyataan resmi dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa, yang menyampaikan duka mendalam atas kepergian tokoh yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari fraksi PKB selama dua periode, 2014 hingga 2024.

Selama karier publiknya, Fathan Subchi dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi kebangsaan dan keislaman. Ia berawal dari aktivisme sebagai anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), di mana ia pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang PMII Jakarta pada 1995 dan kemudian menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni PMII Pusat (IKA PB PMII) di masa kemudian.

Pengalaman kepemimpinan Fathan juga meluas ke ranah kelembagaan negara. Ia pernah menjabat sebagai anggota Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Umat di Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2005, menunjukkan komitmen kuat terhadap peran Islam dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Kiprahnya dalam dunia politik dan keuangan negara mencerminkan dedikasi terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

DPP PKB menyampaikan doa agar almarhum diampuni segala dosa, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Wafatnya Fathan Subchi menjadi kehilangan bagi dunia perwakilan rakyat, lembaga audit negara, dan gerakan keislaman yang telah lama menjadi bagian dari perjalanannya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya