Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI

Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan sikap tegas terhadap tekanan yang datang dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak akan gentar menghadapi tantangan apapun. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks evaluasi klasifikasi pasar modal Indonesia yang sedang dipertimbangkan oleh MSCI, yang berpotensi menurunkan status dari pasar berkembang menjadi pasar mandiri. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan mampu menjaga stabilitas meski menghadapi tekanan eksternal.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa keberhasilan ekonomi bukan hanya ditentukan oleh standar internasional, tetapi juga oleh kemampuan dalam membangun ketahanan dari dalam. Ia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah terus berfokus pada reformasi tata kelola pasar modal, termasuk peningkatan transparansi struktur kepemilikan saham dan pengendalian praktik perdagangan yang tidak sesuai aturan. Upaya tersebut, menurutnya, telah dilakukan secara konsisten dan telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk otoritas pasar modal dan lembaga internasional.

Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, menilai pernyataan Presiden itu bukan bentuk penolakan terhadap kritik, melainkan ajakan untuk memahami konteks lebih dalam. Ia menekankan bahwa dinamika pasar modal memang mengalami volatilitas, namun hal itu tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dalam negeri, melainkan juga faktor geopolitik global yang terus berubah. Menurutnya, pernyataan Prabowo dimaksudkan untuk memberi keyakinan kepada masyarakat dan investor bahwa Indonesia tetap menjaga konsistensi dalam tata kelola pasar sesuai standar internasional.

Komisi XI, yang aktif memantau perkembangan pasar modal, menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan yang transparan dan berkelanjutan. Meski MSCI masih menilai reformasi yang dilakukan belum menunjukkan kemajuan yang signifikan dan konsisten, pemerintah tetap optimistis bahwa langkah-langkah yang diambil akan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan global. Keputusan akhir MSCI dijadwalkan pada 30 Juni 2027, setelah proses evaluasi yang telah berlangsung sejak pengumuman awal pada 16 Oktober 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya