PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
PDIP menyambut dialog atas usulan PKS untuk menindaklanjuti putusan MK soal ijazah Wapres Gibran, menegaskan pelanggaran etika dan kekuasaan dalam proses pencalonan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - PDIP menyatakan kesiapan untuk berdialog terkait tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat ijazah SMA bagi calon wakil presiden, menyusul ajakan dari fraksi PKS untuk menggali sikap bersama di DPR. Sekretaris Jenderal partai, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa keputusan MK Nomor 90 Tahun 2023 dinilai tidak murni dari aspek hukum, melainkan menunjukkan indikasi penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan unsur pidana dan etika.
Ia menyoroti bahwa dalam putusan tersebut, tidak ditemukan bukti adanya ijazah SMA atau sederajat bagi Gibran Rakabuming Raka, padahal konstitusi secara tegas menetapkan persyaratan pendidikan tersebut. Hasto menilai ketidaksesuaian ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap integritas dan kredibilitas pejabat publik, terlebih dalam posisi strategis seperti wakil presiden.
Partai berlambang banteng tersebut juga menyampaikan bahwa berbagai pandangan dari kalangan akademisi dan guru besar telah menggarisbawahi potensi pelanggaran etika yang serius, yang menurutnya berdampak pada citra kepemimpinan nasional. PDIP menyebut bahwa kritik tersebut bukan sekadar perdebatan politik, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap standar yang harus dipenuhi oleh pemimpin negara.
Di sisi lain, Hasto menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan. Ia menolak konversi lahan hutan yang terbakar menjadi perkebunan, termasuk kelapa sawit, dan mendorong reboisasi sebagai respons jangka panjang. Upaya pencegahan karhutla, kata dia, harus dimulai minimal lima bulan sebelum musim kemarau, dengan perencanaan komprehensif, penguatan badan penanggulangan bencana, serta penerapan sanksi tegas terhadap pelaku pembakaran hutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit di Kalimantan Tengah melonjak tiga kali lipat akibat paparan asap karhutla, memicu aksi percepatan distribusi alat bantu napas dari Kemenkes.
25 Oktober 2026

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Pemerintah Klaten gencar sosialisasi Wajar 13 Tahun dengan perluasan layanan PAUD untuk capai cakupan 35.000 anak pada 2026.
25 Oktober 2026

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Gubernur DKI Jakarta menyatakan modifikasi cuaca berhasil menurunkan tingkat polusi selama dua hari saat gelaran Jakarta Running Festival dan konser Kanye West berlangsung.
25 Oktober 2026

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra menegaskan Presiden tidak berwenang memberhentikan Wakil Presiden secara sepihak, sekalipun terkait polemik ijazah yang diputuskan Mahkamah Konstitusi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Polisi Amankan Pengedar Sabu 75,78 Gram di Cengkareng
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Tiga Tersangka Narkoba Diamankan di Tambora
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.23 WITA

