Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk memberikan diskon layanan transportasi di empat moda selama periode Natal dan Tahun Baru 2026–2027, menargetkan 16,6 juta penumpang terdampak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempersiapkan dukungan anggaran sebesar Rp883,4 miliar guna meringankan beban perjalanan masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Program ini menyasar empat moda transportasi utama, dengan masa berlaku diskon mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Targetnya, sekitar 16,6 juta penumpang dapat menikmati penghematan, terutama di tengah lonjakan mobilitas akibat perayaan akhir tahun.

Untuk transportasi udara, pemerintah menerapkan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen pada tiket pesawat ekonomi domestik, serta memberikan diskon 50 persen terhadap biaya bandara, termasuk PJP2U dan PJP4U. Program ini mulai berlaku untuk pemesanan sejak 20 Oktober 2026, dengan anggaran mencapai Rp722 miliar dan menargetkan 3,75 juta penumpang.

Kereta api juga mendapat insentif, berupa diskon tiket sebesar 30 persen bagi penumpang yang memesan mulai 7 November 2026. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini sebesar Rp95,4 miliar, dengan target manfaat bagi 1 juta penumpang. Sementara itu, transportasi laut mendapatkan diskon tarif dasar 30 persen, mulai pemesanan 19 Oktober 2026, dengan alokasi anggaran Rp38,3 miliar dan sasaran 414.600 penumpang.

Khusus kapal feri penyeberangan, pemerintah membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhan, sehingga berpotensi menurunkan harga tiket secara signifikan. Program ini berlaku sejak 7 November 2026, dengan anggaran Rp27,7 miliar dan target 1,42 juta penumpang. Tujuan utamanya adalah memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aman, dan merata selama masa libur panjang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya