Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda

Kementerian ESDM membuka program pengawal energi bagi lulusan S1 dan D4 dengan 108 posisi, menawarkan insentif hingga Rp6,5 juta per bulan dan fasilitas lengkap selama masa penugasan satu tahun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka kesempatan bagi generasi muda berpendidikan tinggi untuk berpartisipasi dalam pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) melalui Program Pengawal Energi. Program ini diluncurkan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot dan menjadi wadah bagi lulusan sarjana maupun diploma empat untuk turut mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan energi nasional. Total posisi yang tersedia mencapai 108 jabatan, tersebar antara Verifikator Lapangan dan Analis.

Pengawal Energi diberikan dalam bentuk Perjanjian Kerja Jasa Perorangan, dengan masa tugas berlangsung selama satu tahun, mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Untuk posisi Verifikator Lapangan, peserta akan menerima insentif sebesar Rp6,5 juta per bulan, sedangkan Analis mendapatkan Rp5,7 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang mencapai Rp5,73 juta, menunjukkan komitmen terhadap daya tarik karier bagi talenta muda.

Selain insentif bulanan, peserta mendapatkan berbagai fasilitas penunjang operasional, termasuk transportasi, akomodasi, dan perangkat komunikasi. Mereka juga dilindungi oleh BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta dilengkapi perlengkapan kerja seperti tas, kartu identitas, sepatu dan rompi keselamatan, serta alat tulis kantor. Setelah menyelesaikan program, peserta akan menerima sertifikat pelatihan dan kompetensi dari Kementerian ESDM sebagai bukti kualifikasi dalam pendistribusian BBM nonpenerbangan.

Pendaftaran dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026, dengan persyaratan utama warga negara Indonesia, lulusan S1 atau D4 dengan IPK minimal 2,75, memiliki SKCK, bersedia ditempatkan di luar Pulau Jawa, serta siap mengikuti pembekalan dan menandatangani kontrak kerja. Program ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya