Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jepang Percepat Rilis Mobil Hadapi Dominasi China

Produsen otomotif Jepang mempercepat pengembangan kendaraan dengan strategi baru, termasuk pemangkasan waktu hingga 40 persen, demi mengejar ketertinggalan dari pesaing China yang lebih agresif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Jepang Percepat Rilis Mobil Hadapi Dominasi China📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Produsen otomotif Jepang mulai mereformasi pendekatan pengembangan kendaraan guna mengatasi keterlambatan dalam meluncurkan model baru dibandingkan pesaing asal Tiongkok. Dengan durasi pengembangan yang selama ini mencapai empat hingga lima tahun, mereka kini bergerak cepat untuk memangkas durasi hingga di bawah dua tahun, sejalan dengan dinamika pasar global yang semakin cepat berubah. Langkah ini menjadi krusial untuk menjaga daya saing di tengah dominasi produsen China yang lebih responsif dan inovatif.

Nissan menjadi salah satu yang paling ambisius dengan menerapkan pendekatan platform bersama untuk berbagai model serupa. Dengan merancang satu platform untuk SUV berukuran serupa, perusahaan mampu memangkas waktu pengembangan dari lima tahun menjadi tiga tahun satu bulan untuk model yang akan diluncurkan di Amerika Utara pada 2028. Pendekatan ini diharapkan mengurangi waktu pengembangan hingga 40 persen, sambil menurunkan jumlah jenis suku cadang hingga 70 persen dan menjangkau 80 persen dari total penjualan global.

Honda menghadirkan strategi "Triple Half" sebagai respons atas kinerja turun tahun lalu, dengan target memangkas separuh biaya, waktu, dan beban kerja dalam pengembangan produk dibandingkan tingkat 2025. Inisiatif ini akan dilaksanakan secara penuh mulai dari model baru yang pengembangannya dimulai pada 2028, dengan pemanfaatan maksimal kecerdasan buatan dan teknologi digital. Tujuannya adalah menciptakan produk berkualitas tanpa mengorbankan efisiensi operasional.

Toyota, yang tetap menjadi produsen terbesar dunia berdasarkan volume produksi, juga meluncurkan proyek "Area 35" untuk meningkatkan efisiensi produksi. Fokus utamanya adalah memperbesar penggunaan ruang lantai pabrik sebesar 35 persen melalui pengurangan variasi suku cadang sesuai kebutuhan pasar. Sementara itu, Suzuki dan Mitsubishi menyusul dengan target memangkas waktu pengembangan hingga setengahnya—menjadi sekitar dua tahun untuk Suzuki, dan tiga tahun pada 2030 untuk Mitsubishi.

Semua perusahaan menekankan pentingnya kelincahan dalam merespons permintaan konsumen dan perubahan teknologi. Menurut Wakil Manajer Umum Divisi Perencanaan Produk Nissan, Hidemi Sasaki, transformasi ini merupakan upaya mendasar untuk menciptakan perusahaan yang lebih responsif dan mampu menghadirkan mobil berkualitas pada waktu yang tepat. Dengan komitmen bersama, Jepang berharap dapat mengejar ketertinggalan dan memperkuat posisinya di pasar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya