Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU

Penembakan di dekat Stadion Bragg Memorial FAMU menyebabkan 12 orang luka, termasuk anak di bawah umur, dalam perayaan homecoming kampus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
12 Orang Terluka dalam Penembakan Dekat Stadion FAMU📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Peristiwa penembakan massal terjadi pada Sabtu malam di dekat Stadion Bragg Memorial, Florida A&M University, saat komunitas kampus tengah merayakan acara homecoming tahunan. Insiden berlangsung sekitar pukul 20.00 waktu setempat, tak lama setelah pertandingan sepak bola antara FAMU Rattlers dan Arkansas-Pine Bluff Golden Lions. Sebanyak 12 korban mengalami luka, dengan 11 di antaranya terkena tembakan langsung, sementara satu lainnya mengalami cedera saat berusaha melarikan diri dari lokasi.

Tiga korban mengalami luka serius, termasuk seorang anak berusia 11 tahun yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit. Kepala Kepolisian Tallahassee, Lawrence Revell, menyampaikan bahwa insiden ini bermula dari perselisihan fisik antarindividu sebelum penembakan terjadi. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan insiden terisolasi yang diduga dilakukan oleh satu pelaku utama, dengan jumlah tersangka diperkirakan antara dua hingga tiga orang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum melakukan penangkapan. Namun, mereka mengimbau warga dan saksi mata yang berada di lokasi kejadian untuk segera melaporkan informasi apa pun yang dapat membantu penyelidikan. Pihak kepolisian menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam mengungkap pelaku.

Universitas segera merespons dengan menerbitkan peringatan darurat melalui platform media sosial, menginstruksikan seluruh anggota kampus untuk menjauhi area sekitar lokasi kejadian. Dalam pernyataan resminya, pihak kampus menyampaikan duka mendalam bagi korban dan keluarga mereka. Meski area kampus tetap aman, mereka meminta masyarakat untuk menghindari lokasi agar proses investigasi berjalan efektif tanpa gangguan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya