Demo Ricuh di Barcelona, 100 Orang Ditangkap
Aksi unjuk rasa di Barcelona berakhir ricuh, menyebabkan 100 orang ditangkap, lebih dari 30 titik kebakaran, dan 14 toko dirusak.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa kerusuhan terjadi pada malam Sabtu (24/10/2026) di kawasan pusat kota Barcelona, khususnya di sekitar Plaza de Catalunya, destinasi wisata utama yang padat pengunjung. Aksi yang awalnya berlangsung sebagai demonstrasi damai berubah menjadi bentrokan massal ketika sekelompok massa mulai melakukan penjarahan terhadap toko-toko dan membakar fasilitas publik. Polisi setempat menangkap 100 orang dalam pengejaran yang dilakukan dalam waktu singkat.
Menurut keterangan resmi dari Menteri Dalam Negeri Catalonia, Núria Parlon, sekitar 25 persen dari total yang ditangkap merupakan anak di bawah umur. Ia juga menyatakan bahwa lebih dari 30 lokasi mengalami kebakaran akibat aksi pembakaran yang dilakukan massa. Dari total kerusakan, 14 toko dilaporkan mengalami kerusakan parah, termasuk pusat perbelanjaan El Corte Inglés, yang terpaksa menutup pintu untuk mencegah akses masuk massa.
Aksi protes ini dipicu oleh seruan melalui media sosial dengan narasi anti-sistem, mengusung slogan "Institut Indignats" yang terinspirasi dari gerakan serupa di Prancis. Rekaman video yang tersebar menunjukkan demonstran mengenakan pakaian hitam dan penutup kepala menendang etalase toko sebelum membawa barang curian. Beberapa video juga menampilkan situasi tegang di dalam toko, di mana pengunjung terjebak dan harus dievakuasi secara darurat.
Wali Kota Barcelona, Jaume Collboni, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa semua pelaku, termasuk yang masih di bawah umur, akan dikenai tindakan hukum. Ia juga menekankan bahwa orang tua atau wali dari anak-anak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum. Meski terjadi di tengah gelombang protes pemuda di Eropa, otoritas lokal menegaskan bahwa kerusuhan ini tidak terkait dengan aksi damai yang menuntut hak atas perumahan di wilayah yang sama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Pelatih asal Korea Selatan menekankan pentingnya sistem pembinaan berkelanjutan dan kualitas pelatih muda untuk menopang perkembangan sepak bola Indonesia.
25 Oktober 2026

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Ajang lari 5K di Bandung yang menempuh rute melintasi kawasan cagar budaya berhasil menarik 6.000 peserta, menggabungkan warisan arsitektur kolonial dengan aktivitas sport tourism berkelanjutan.
25 Oktober 2026
KONI Konkep Gandeng Rifqi Perkuat Pemain Wawonii
Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Konawe Kepulauan mulai kembangkan bakat atlet dari Wawonii melalui program penjaringan dan pelatihan terstruktur.
25 Oktober 2026

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Pembatalan balapan Moto3 Australia 2026 menimbulkan kekecewaan bagi Veda Ega yang siap tampil optimal, sementara Hakim Danish justru mendapat keuntungan karena tidak harus tampil dari posisi bawah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

