Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal

Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gandrung Sewu 2026 menorehkan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Banyuwangi. Pertunjukan yang berlangsung di Pantai Marina Boom pada malam hari dengan nuansa 'Glow in The Dark' berhasil menarik ribuan wisatawan, termasuk dari luar daerah seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan harapan agar acara tahunan ini tak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi yang merata bagi masyarakat, pelaku UMKM, serta sektor perhotelan.

Ketika acara berlangsung, tingkat hunian hotel dan homestay di wilayah tersebut mencapai puncaknya. El Hotel mencatatkan okupansi penuh pada 24 Oktober, sementara Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center menempati seluruh kamar hingga hari berikutnya. Villa Solong juga mencatatkan tingkat hunian 91 persen pada Jumat pagi, dengan perkiraan peningkatan lebih lanjut. Kehadiran wisatawan mancanegara turut tercatat, salah satunya menginap di Didu's Homestay, menunjukkan daya tarik budaya yang menjangkau pasar internasional.

Kinerja transportasi pun menunjukkan lonjakan signifikan. Bandara Banyuwangi melayani 1.142 penumpang melalui sembilan penerbangan dalam rentang waktu 21 hingga 23 Oktober. Peningkatan ini mencerminkan kenaikan aktivitas perjalanan yang langsung terkait dengan penyelenggaraan festival budaya. Dengan konsep yang diperbarui, termasuk penggunaan cahaya, drone, dan kembang api, pertunjukan yang mengusung tema 'Kembang Dermo' mampu memberikan pengalaman baru yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya.

Ipuk menegaskan pentingnya masukan dari masyarakat untuk perbaikan di masa mendatang. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Pelindo, InJourney, pelatih, penari, dan instansi pendukung lainnya. Ia berharap Gandrung Sewu dapat terus tumbuh sebagai simbol budaya yang kaya, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Banyuwangi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya