Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Presiden Tinjau Progres Pendidikan Kepemimpinan di URI

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari Gubernur URI soal perkembangan program pemimpin masa depan dan pembangunan infrastruktur pendidikan di Bogor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 23.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Presiden Tinjau Progres Pendidikan Kepemimpinan di URI📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto menyambut Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, di kediaman pribadi di Hambalang, Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi terkini atas pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang dikembangkan oleh URI. Fokus utama pembahasan mencakup progres dari 384 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD), yang rencananya akan menjalani magang pada bulan Januari dan Februari 2027.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur URI menyampaikan perkembangan implementasi program secara menyeluruh, termasuk sistem pembinaan, materi pelatihan, dan persiapan pendampingan bagi peserta selama masa magang. Ia menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung guna menjamin kualitas pelatihan yang berkelanjutan. Salah satu fokus utama dalam rencana pengembangan adalah pembangunan gedung baru di Cikasungka, Bogor, sebagai pusat utama pelaksanaan pendidikan kepemimpinan.

Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa keberadaan URI dirancang untuk menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, integritas tinggi, dan komitmen kuat terhadap keutuhan bangsa. Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur di Bogor merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan sarana yang memadai dalam mendukung misi pendidikan nasional.

Tujuan jangka panjang URI, menurut pernyataan resmi, adalah mewujudkan transformasi SDM Indonesia melalui pendidikan kepemimpinan berbasis nilai kebangsaan. Program ini dirancang agar mampu menghasilkan calon pemimpin yang siap menghadapi tantangan kompleks di berbagai sektor, baik di sektor publik maupun swasta. Keberhasilan program ini diyakini akan menjadi fondasi penting bagi stabilitas dan kemajuan bangsa di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya