Manchester City Hadapi Ancaman Degradasi Akibat Sanksi Finansial
Manchester City menghadapi risiko degradasi ke Championship jika sanksi dari banding pelanggaran keuangan tidak membalik putusan awal, dengan pengurangan poin sebagai ancaman utama.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 15x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Manchester City kini berada di ambang keputusan krusial yang dapat mengubah nasib klub selama beberapa musim ke depan. Jika banding mereka terhadap dugaan pelanggaran aturan keuangan Premier League tidak berhasil mengubah keputusan awal, klub berjuluk The Citizens berpotensi menerima hukuman berat, termasuk pengurangan poin dalam jumlah signifikan. Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran serius, karena dampaknya bisa memaksa klub turun kasta ke Championship—divisi kedua sepak bola Inggris—dan terjebak di sana selama beberapa musim.
Kasus yang sedang diproses berasal dari periode 2009 hingga 2018, ketika klub diduga melanggar aturan finansial Liga Inggris. Sejak 2023, Manchester City telah menjalani proses hukum panjang dengan otoritas kompetisi, termasuk sidang banding yang kini menjadi penentu. Menurut laporan terbaru, proses banding harus selesai sebelum 25 Desember 2026, sementara keputusan final dari komisi diperkirakan dirilis pada pertengahan Januari 2027. Namun, hingga saat ini, semua sanksi yang dibahas masih bersifat laporan, belum menjadi keputusan resmi.
Opsi hukuman yang dibahas mencakup pengurangan poin, larangan transfer, hingga pemecatan dari Premier League. Meski pemecatan langsung ke League Two dianggap sangat kecil kemungkinannya karena dampak besar terhadap struktur liga, pengurangan poin besar tetap menjadi skenario yang paling mungkin terjadi. Laporan menyebut bahwa jumlah poin yang dikurangi bisa memastikan Manchester City terdegradasi, bahkan bisa mempertahankan posisi mereka di Championship hingga satu musim tambahan.
EFL—organisasi yang mengelola Championship dan divisi lebih rendah—tidak otomatis harus menerima klub yang dihukum dengan skema semacam ini. Keputusan akhir tentang penempatan klub tetap bergantung pada kebijakan dan pertimbangan administratif dari federasi sepak bola Inggris. Namun, dengan potensi hukuman yang berdampak signifikan, Manchester City kini berada di ujung tanduk—di mana hasil banding tidak hanya menentukan keberlangsungan di divisi teratas, tetapi juga masa depan kompetitif dan finansial klub.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

