Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mandiri Salurkan Bantuan Kesehatan ke 28 Ribu Warga Terdampak Kabut Asap

Bank Mandiri menyalurkan perlengkapan kesehatan dan layanan pemeriksaan pernapasan kepada 28.000 warga di Sumatra dan Kalimantan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mandiri Salurkan Bantuan Kesehatan ke 28 Ribu Warga Terdampak Kabut Asap📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Mandiri menunjukkan komitmen sosial dengan menyalurkan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra serta Kalimantan. Dukungan ini disalurkan melalui program Mandiri Peduli, mencakup pembagian masker, obat tetes mata, dan perlengkapan perlindungan diri lainnya yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Upaya ini dilakukan sebagai respons langsung terhadap dampak lingkungan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Kegiatan penyaluran dilakukan secara serentak di sejumlah titik operasional Bank Mandiri, termasuk Palembang dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Di dua lokasi tersebut, dilakukan pemeriksaan kesehatan pernapasan secara gratis bagi hingga 280 warga setiap titik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyediakan akses kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat yang mengalami tekanan akibat paparan asap.

Sebanyak 261 cabang Bank Mandiri yang berlokasi di wilayah terdampak turut terlibat dalam distribusi bantuan secara langsung. Setiap cabang berperan sebagai pusat koordinasi dan penyaluran, memastikan bantuan sampai tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di tiap daerah. Keberadaan karyawan dan tim di lapangan tidak hanya bertujuan membagikan perlengkapan, tetapi juga memantau kondisi lapangan secara real time untuk penyesuaian respons sosial yang lebih efektif.

Wisnu Trihanggodo, SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, menegaskan bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi komitmen nyata untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan warga dalam kondisi darurat lingkungan. Menurutnya, kepedulian yang berkelanjutan harus dibarengi dengan tindakan konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan lokal, bukan hanya penyaluran bantuan secara umum.

Dukungan ini merupakan bagian dari upaya Bank Mandiri untuk memperkuat relevansi perusahaan dalam kehidupan masyarakat di wilayah operasionalnya. Dengan melibatkan seluruh cabang di daerah rawan karhutla, bank berharap dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi dampak kesehatan akibat kabut asap yang berkepanjangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya