Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Koordinasi Menkeu dan BI Diperbaiki, Tanda Damai di Rapat DPRD

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan hubungan dengan Bank Indonesia kini lebih harmonis, didukung tanda saling pengertian dalam rapat kerja bersama DPD RI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Koordinasi Menkeu dan BI Diperbaiki, Tanda Damai di Rapat DPRD📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia kini berjalan lebih sinergis, menurut pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI pada Senin (14/9). Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan Gubernur BI Destry Damayanti telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Dalam sesi rapat, Destry Damayanti memberikan isyarat tangan dengan jari kelingking ke arah Purbaya sebagai bentuk tanda perdamaian. Respons cepat datang dari Menkeu, yang mengangkat jempol sebagai bentuk pengakuan atas kerja sama yang kini terjalin lebih baik. Kedua tokoh ini kemudian tertawa, mencerminkan suasana yang akrab dan saling menghargai.

Purbaya menekankan bahwa kedekatan profesional dengan Destry bukan hal baru, karena keduanya pernah bekerja bersama dalam Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama beberapa tahun. Ia menyatakan bahwa pengalaman bersama tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun komunikasi yang efektif. “Kita sudah terbiasa bekerja sama, jadi tidak ada hambatan dalam koordinasi,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keseimbangan antara kebijakan fiskal dan moneter, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sinergi antara dua lembaga strategis ini, menurut Purbaya, menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi domestik maupun global.

Sebelumnya, hubungan antara Menkeu dan BI sempat menjadi perhatian publik, terutama saat Perry Warjiyo menjabat sebagai gubernur. Namun, kini kedua pihak menegaskan bahwa semua isu telah diluruskan, dan fokus kini sepenuhnya pada kolaborasi yang produktif demi kepentingan ekonomi bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya