Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital

Forum InterSystems Asia READY 2026 menekankan pentingnya data terintegrasi dan sistem yang saling terhubung untuk mewujudkan pemanfaatan AI yang efektif di sektor kesehatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam layanan kesehatan kini bergerak maju, namun keberhasilannya tak semata ditentukan oleh kemajuan teknologi. Kunci utamanya terletak pada kesiapan infrastruktur data, kemampuan sistem untuk berkomunikasi secara efisien, serta kepercayaan terhadap akurasi informasi. Forum InterSystems Asia READY 2026 di Bangkok menjadi wadah krusial bagi para pemangku kepentingan sektor kesehatan, termasuk klinisi, pemimpin digital, dan ahli teknologi, untuk membahas langkah konkret mewujudkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Tema utama acara, "Are You READY for the Future?", menggambarkan urgensi persiapan menyeluruh dalam menghadapi transformasi digital. InterSystems menyoroti tiga pilar kunci: membangun fondasi data yang andal, memperkuat interoperabilitas antarplatform, serta menerapkan AI secara strategis demi menjawab tantangan nyata di lapangan. Tanpa ketiga elemen ini, pelaksanaan teknologi canggih akan terhambat oleh fragmentasi informasi dan kesenjangan sistem.

Data kesehatan yang tersebar di berbagai sistem—seperti rekam medis elektronik, laboratorium, pencitraan medis, hingga perangkat IoT—sering kali menghambat akses informasi yang komprehensif bagi tenaga medis. Interoperabilitas menjadi jembatan penting untuk menyatukan seluruh sumber data tersebut, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan klinis yang lebih cepat, koordinasi antarunit pelayanan yang lebih baik, serta pengurangan duplikasi kerja dan kesalahan.

Penerapan AI tidak ditujukan untuk menggantikan profesional kesehatan, melainkan untuk memperkuat kapasitas mereka. Dari mengurangi beban administratif hingga mempercepat akses informasi kritis, AI diharapkan menjadi alat pendukung yang kontekstual dan akurat. InterSystems menegaskan bahwa keberhasilan AI tergantung pada kualitas data yang tersedia, serta kemampuan sistem untuk memproses informasi secara real-time dan terintegrasi.

Dalam acara ini, InterSystems juga memperkenalkan solusi nyata seperti ekosistem kesehatan terhubung, workflow berbasis AI, dan sistem rekam medis generasi baru. Di Thailand, kolaborasi dengan DataOne telah melahirkan inisiatif data bridge siap-AI yang menghubungkan rumah sakit dengan perusahaan asuransi, mempercepat proses klaim elektronik secara otomatis. Solusi ini menjadi contoh konkret bagaimana integrasi data dapat mendorong efisiensi dan kualitas layanan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya