Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menkeu: Evaluasi Jabatan di DJP dan Bea Cukai Dilakukan Secara Bertahap

Menteri Keuangan menegaskan evaluasi perombakan pejabat di DJBC dan potensi pergantian di DJP akan dilakukan berdasarkan hasil pelantikan dan arahan menteri.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Menkeu: Evaluasi Jabatan di DJP dan Bea Cukai Dilakukan Secara Bertahap📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa proses evaluasi terhadap struktur kepemimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta kemungkinan perubahan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) masih dalam tahap peninjauan. Ia menekankan bahwa keputusan selanjutnya akan menunggu hasil pelantikan yang telah dilakukan, serta kebijakan resmi dari Menteri Keuangan yang bersangkutan. Penilaian ini, kata dia, akan dilakukan secara objektif dan berbasis pada kinerja serta arahan strategis kementerian.

Sebelumnya, sejumlah jabatan strategis di lingkungan DJBC telah mengalami perubahan pada pekan lalu. Meski tidak secara eksplisit membenarkan adanya perombakan serupa di DJP, Suahasil menyatakan bahwa setiap langkah yang diambil oleh Kementerian Keuangan akan berorientasi pada peningkatan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara dalam jangka panjang.

Kementerian Keuangan, lanjut Suahasil, memiliki struktur organisasi yang besar dengan sekitar 77 ribu pegawai tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan jumlah tersebut, kementerian berkomitmen untuk terus mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui kebijakan yang konsisten dan profesional. Ia menekankan bahwa transisi kepemimpinan akan dilakukan secara terkoordinasi dan sistematis agar tidak mengganggu kinerja operasional institusi.

Terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai perbaikan kinerja jajaran Kemenkeu, Suahasil menyampaikan bahwa yang dimaksud adalah penjagaan terhadap kesehatan keuangan negara serta penguatan sistem tata kelola keuangan publik. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran akan melanjutkan pekerjaan rutin dengan tetap mempertahankan integritas dan efisiensi.

Setelah pelantikan, ia menyatakan akan kembali ke kantor Kementerian Keuangan untuk memimpin pelaksanaan tugas secara berkelanjutan. Proses evaluasi dan penyesuaian struktur kepemimpinan, menurutnya, akan berjalan secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan strategis negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya