Menkeu: Evaluasi Jabatan di DJP dan Bea Cukai Dilakukan Secara Bertahap
Menteri Keuangan menegaskan evaluasi perombakan pejabat di DJBC dan potensi pergantian di DJP akan dilakukan berdasarkan hasil pelantikan dan arahan menteri.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa proses evaluasi terhadap struktur kepemimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta kemungkinan perubahan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) masih dalam tahap peninjauan. Ia menekankan bahwa keputusan selanjutnya akan menunggu hasil pelantikan yang telah dilakukan, serta kebijakan resmi dari Menteri Keuangan yang bersangkutan. Penilaian ini, kata dia, akan dilakukan secara objektif dan berbasis pada kinerja serta arahan strategis kementerian.
Sebelumnya, sejumlah jabatan strategis di lingkungan DJBC telah mengalami perubahan pada pekan lalu. Meski tidak secara eksplisit membenarkan adanya perombakan serupa di DJP, Suahasil menyatakan bahwa setiap langkah yang diambil oleh Kementerian Keuangan akan berorientasi pada peningkatan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara dalam jangka panjang.
Kementerian Keuangan, lanjut Suahasil, memiliki struktur organisasi yang besar dengan sekitar 77 ribu pegawai tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan jumlah tersebut, kementerian berkomitmen untuk terus mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui kebijakan yang konsisten dan profesional. Ia menekankan bahwa transisi kepemimpinan akan dilakukan secara terkoordinasi dan sistematis agar tidak mengganggu kinerja operasional institusi.
Terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai perbaikan kinerja jajaran Kemenkeu, Suahasil menyampaikan bahwa yang dimaksud adalah penjagaan terhadap kesehatan keuangan negara serta penguatan sistem tata kelola keuangan publik. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran akan melanjutkan pekerjaan rutin dengan tetap mempertahankan integritas dan efisiensi.
Setelah pelantikan, ia menyatakan akan kembali ke kantor Kementerian Keuangan untuk memimpin pelaksanaan tugas secara berkelanjutan. Proses evaluasi dan penyesuaian struktur kepemimpinan, menurutnya, akan berjalan secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan strategis negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Perbedaan harga iPhone di Indonesia disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, regulasi, dan strategi bisnis, bukan semata-mata pajak tinggi.
15 September 2026

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Presiden AS Donald Trump dan CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan adalah hoaks, sekaligus menekankan potensi ekonomi besar dari pusat data dan industri AI.
15 September 2026

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan tugas sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, sementara Air Baltic mengajukan perlindungan hukum di AS untuk kelola utang USD 405 juta.
15 September 2026

Asing Jual Saham ANTM hingga Rp209 Miliar di Tengah Perubahan Menteri Keuangan
Investor asing catatkan net sell Rp337,4 miliar pada 14 September 2026, dengan Aneka Tambang jadi saham paling banyak dilepas.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Lima Tantangan Strategis Sektor Tambang di Depan Mata
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

29 Kg Emas Ilegal Digagalkan di Empat Bandara Nasional
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Cadangan Batu Bara PTBA Masih Terbatas, Posisi Produksi di Papan Tengah
Selasa, 15 September 2026, 22.37 WITA


