Menteri Agama Malaysia Serukan Salat Hajat Hadapi Kabut Asap
Menteri Agama Malaysia meminta seluruh masjid dan surau melaksanakan salat hajat secara serentak akibat kabut asap dari karhutla Indonesia yang memburuk dan mengganggu aktivitas publik.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 31x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kondisi kabut asap yang melanda berbagai wilayah di Malaysia, termasuk ibu kota Kuala Lumpur, memicu langkah antisipatif dari pemerintah. Menteri Urusan Agama Malaysia, Zulkifli Hasan, mengajak umat Islam secara nasional melaksanakan salat hajat sebagai bentuk doa bersama untuk meminta turunnya hujan yang dapat mengurai kabut dan mengurangi dampak kesehatan. Imbauan ini disampaikan melalui media sosial, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi bencana lingkungan yang terus memburuk.
Kualitas udara di sejumlah kota Malaysia telah mencapai level berbahaya, menyebabkan ratusan sekolah menutup sementara kegiatan belajar mengajar. Kondisi ini diperparah oleh kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang belum mereda, terutama di wilayah pedalaman yang sulit diakses. Akibat jarak pandang yang sangat terbatas, operasi pemadaman dari udara terhambat, dengan sekitar tiga hingga empat pesawat terbang dan 34 helikopter yang tidak dapat beroperasi karena alasan keselamatan.
Pemerintah Malaysia menilai bahwa isu kabut asap akibat karhutla belum termasuk dalam kerangka mekanisme bantuan bencana alam yang telah ada di bawah ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyatakan bahwa perlu pendekatan khusus dan koordinasi tingkat regional, mengingat dampak lintas batas yang signifikan. Ia juga mengonfirmasi telah berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, terkait kendala operasional pemadaman akibat kondisi cuaca buruk.
Meski demikian, Indonesia telah mengerahkan sekitar 60 ribu personel untuk penanganan di lapangan, menunjukkan upaya serius dalam mengatasi kebakaran yang terjadi di lahan gambut dengan akses terbatas dan pasokan air yang minim. Menteri Malaysia menegaskan bahwa isu ini akan dibahas dalam pertemuan menteri luar negeri ASEAN di Filipina pada bulan November mendatang, sebagai langkah strategis untuk mencari solusi kolektif terhadap krisis lingkungan lintas negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

