Minum Es Saat Flu: Bolehkah? Ini Penjelasan Medis
Konsumsi minuman dingin seperti es batu atau es loli tetap aman saat flu selama tubuh menerima cairan cukup dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Saat mengalami flu, banyak orang memilih menghindari minuman dingin karena kekhawatiran akan memperparah gejala. Namun, secara medis, tidak ada larangan khusus terhadap konsumsi es atau minuman dingin selama masa sakit. Yang lebih penting adalah memastikan asupan cairan harian tetap terpenuhi, minimal delapan gelas per hari, meskipun rasa haus tidak terasa begitu kuat.
Peningkatan cairan membantu melancarkan proses pemulihan dengan mencegah lendir menjadi kental dan sulit dikeluarkan dari saluran napas. Kekurangan cairan justru dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti pneumonia. Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain mulut kering, urine berwarna gelap, jarang buang air kecil, serta rasa lelah dan detak jantung yang meningkat. Sebaliknya, urine kuning muda dan buang air kecil setiap 3–4 jam menunjukkan asupan cairan sudah memadai.
Banyak pilihan cairan yang bisa dikonsumsi saat flu, termasuk air putih, susu, teh atau teh herbal, kopi, jus buah, sup, serta es loli atau es balok. Bagi yang kesulitan minum dalam jumlah besar sekaligus, mengisap es batu secara perlahan bisa menjadi alternatif efektif untuk memenuhi kebutuhan cairan. Menyediakan botol minum di dekat tempat tidur dan minum sedikit demi sedikit setiap beberapa menit juga disarankan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Jika disertai muntah atau diare, penggantian cairan dan elektrolit melalui larutan oralit direkomendasikan. Es atau minuman dingin tetap bisa dikonsumsi selama tidak menimbulkan iritasi tenggorokan atau nyeri perut. Kunci utamanya adalah memperhatikan respons tubuh dan memilih minuman yang mudah diterima.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Verity Gagal Wujudkan Potensi Thriller Psikologis
Adaptasi novel *Verity* gagal menyajikan ketegangan mendalam karena pilihan arahan yang terlalu aman dan pemotongan elemen kunci, menghasilkan cerita yang datar dan kurang meyakinkan.
3 Oktober 2026

The Flood: Film Sci-Fi Thriller Baru Cregger Tampilkan Lawrence
Film sci-fi thriller terbaru Zach Cregger, The Flood, dibintangi Jennifer Lawrence, dijadwalkan tayang 11 Agustus 2028 setelah produksi dimulai di Eropa awal 2027.
3 Oktober 2026

Drishyam: The Conclusion, Klimaks Perburuan dan Patahnya Alibi
Film ketiga dalam trilogi Drishyam menampilkan klimaks perjuangan Vijay Salgaonkar melindungi keluarga dari kebenaran yang mengancam, di tengah tekanan internal dan investigasi baru yang tak terhindarkan.
3 Oktober 2026

Sinematografer Fjord Hadirkan Master Class di Jakarta 1 November
Sinematografer Tudor Vladimir Panduru akan menggelar Master Class di Jakarta pada 1 November 2026 sebagai bagian dari rangkaian Jakarta World Cinema.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

