Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

12 Penumpang Terluka Akibat Eskalator Stasiun Duri Berhenti Mendadak

Sebanyak 12 penumpang mengalami luka ringan akibat eskalator di Stasiun Duri tiba-tiba berhenti dan bergerak mundur pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2024.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
12 Penumpang Terluka Akibat Eskalator Stasiun Duri Berhenti Mendadak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB, terjadi insiden kecelakaan minor di Stasiun Duri saat salah satu eskalator berhenti tiba-tiba dan kemudian bergerak mundur, menyebabkan sejumlah penumpang terjatuh. Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, terlihat para penumpang terduduk dan terjatuh karena pergerakan eskalator yang tidak sesuai ekspektasi. Petugas keamanan langsung merespons insiden tersebut dengan menghentikan operasional eskalator dan melakukan evakuasi penumpang yang terdampak.

Semua korban yang terluka ringan telah dievakuasi ke pos kesehatan di stasiun untuk mendapatkan penanganan medis awal. Dari total 12 orang yang terdampak, sepuluh di antaranya merupakan dewasa dan dua lainnya anak-anak. Lima dari mereka telah kembali melanjutkan perjalanan setelah diperiksa, lima lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Duta Indah untuk observasi lebih lanjut, sementara dua sisanya menjalani pemeriksaan tambahan sesuai kebutuhan medis.

Perwakilan KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa petugas stasiun telah segera menangani situasi dengan cepat, termasuk menghentikan operasional eskalator dan memberikan pertolongan pertama kepada semua korban. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi seluruh penumpang yang terdampak dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan.

Pihak perusahaan telah mengamankan area eskalator yang mengalami gangguan dan menutup penggunaannya sementara waktu. Tim teknis kini sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan sistem. Penyebab pasti insiden masih dalam proses investigasi, namun pihak KAI menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional layanan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya