Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PTPN III dan Unpad Perkuat Riset Ketahanan Pangan

Kerja sama strategis antara PTPN III dan Unpad fokus pada penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
PTPN III dan Unpad Perkuat Riset Ketahanan Pangan📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - PTPN III dan Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menjalin kemitraan melalui penandatanganan nota kesepahaman di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini dilangsungkan di kampus Jatinangor, Sumedang, dalam acara kuliah umum yang mengusung tema “From Turn Around to Sustainable Value Creation”. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, beserta jajaran pimpinan dari Unpad dan fakultas terkait.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya strategis PTPN III dalam menjalankan mandat nasional di bidang ketahanan pangan dan energi. Selain mengelola perkebunan tebu, perusahaan juga diberi penugasan untuk mengembangkan komoditas pangan strategis seperti bawang putih, kedelai, dan ubi kayu. Dengan melibatkan Unpad, PTPN III bertujuan memperkuat basis pengetahuan dan inovasi melalui riset terapan yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian nasional.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antar institusi dalam menghasilkan solusi konkret bagi pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Melalui program bersama, diharapkan dapat mendorong pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, serta pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Dengan memanfaatkan keunggulan akademik Unpad dan kapasitas operasional PTPN III, kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang dapat diaplikasikan di lapangan. Fokus utamanya adalah meningkatkan ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas alternatif dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani dan daerah penghasil pangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya