Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Data Pribadi Menteri Digital Bocor, Diungkap via Media Sosial

Kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid terungkap melalui unggahan media sosial, menampilkan dokumen identitas dan informasi keluarga yang terbuka, diduga bisa dibeli dengan harga Rp2.000.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Data Pribadi Menteri Digital Bocor, Diungkap via Media Sosial📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Sebuah unggahan di platform media sosial mengungkap dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang mencakup foto KTP, informasi keluarga, hingga kata sandi yang terbaca secara utuh. Unggahan tersebut menyebar luas setelah akun @realmrbert memperlihatkan dokumen yang diduga berasal dari sistem internal, disertai pernyataan bahwa data tersebut dapat diakses secara mudah dan bahkan dibeli dengan harga sangat rendah, sekitar Rp2.000.

Dalam konteks unggahan, pengunggah menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan untuk menyerang atau mempermalukan sang menteri, melainkan untuk menyoroti kerentanan sistem keamanan data di lingkungan kementerian yang menangani digitalisasi nasional. Ia menekankan bahwa klaim bahwa keamanan data di Indonesia sudah baik secara nasional justru bertentangan dengan realitas yang terungkap.

Data yang dibocorkan mencakup informasi sensitif seperti identitas keluarga, termasuk anak dan pasangan, serta detail lain yang seharusnya dilindungi oleh regulasi perlindungan data pribadi. Kejadian ini memicu kekhawatiran luas mengenai kesiapan infrastruktur keamanan digital di kementerian yang memimpin transformasi digital nasional.

Pihak terkait belum merilis pernyataan resmi terkait kebocoran tersebut, namun kejadian ini menjadi bahan kritik terhadap sistem manajemen data dan perlindungan privasi yang dijalankan oleh instansi pemerintah, terutama di sektor yang menangani informasi sensitif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya