MUI Minta Pembatalan Konser Bocelli di Indonesia
MUI mendesak pembatalan konser Andrea Bocelli di Indonesia karena tercatat pernah mendukung militer Israel dan tampil di Tel Aviv, sesuai prinsip keberpihakan pada Palestina.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menyatakan sikap tegas terhadap rencana konser musisi Italia, Andrea Bocelli, yang dijadwalkan digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober dan Jakarta pada 3 November mendatang. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa kehadiran seniman yang dianggap mendukung Zionisme harus dibatalkan demi menjaga konsistensi kebijakan Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki komitmen historis dan konstitusional terhadap perjuangan rakyat Palestina, yang tidak boleh dikompromikan demi kepentingan ekonomi semata.
Sudarnoto menyampaikan bahwa Bocelli pernah terlibat dalam penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada tahun 2010, serta menggelar pertunjukan di Tel Aviv pada 2022. Menurut MUI, tindakan tersebut mencerminkan dukungan terhadap kebijakan Israel yang dinilai menindas rakyat Palestina. Ia menilai bahwa memberikan ruang bagi seniman dengan rekam jejak semacam itu justru dapat melemahkan posisi moral Indonesia dalam isu kemanusiaan global. MUI juga menyayangkan dugaan dukungan dari sejumlah kementerian, termasuk Kemenparekraf dan Kemenparekraf, terhadap rencana kunjungan Bocelli.
Pernyataan MUI ini sejalan dengan kebijakan sebelumnya yang menolak masuknya musisi Israel Houghton, yang sebelumnya dilarang masuk ke Indonesia karena tercatat memiliki sikap pro-Israel. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa Houghton masuk dalam daftar *Subject of Interest* (SOI), sehingga permohonan visa-nya tidak akan diproses. Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi lintas lembaga, termasuk Kemenko Polkam, Kemlu, Kemenparekraf, dan Polri, yang menilai kegiatan semacam ini berpotensi merugikan perjuangan Palestina.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memperjelas bahwa kebijakan penolakan bukan berdasarkan pertimbangan ekonomi, melainkan prinsip kebijakan luar negeri dan konsistensi Indonesia dalam mendukung hak-hak dasar rakyat Palestina. Ia menegaskan bahwa aktivitas yang berpotensi dimanfaatkan untuk legitimasi kebijakan Israel tidak akan diperbolehkan berlangsung di Tanah Air. MUI menyerukan agar pemerintah tetap konsisten, dengan tidak memberi ruang kepada siapa pun yang dianggap ikut mendukung tindakan represif terhadap warga Palestina.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Tolak Masuk Artis Dukung Israel
Pemerintah Indonesia menolak permohonan visa bagi artis yang dianggap mendukung Israel, termasuk Israel Houghton dan Andrea Bocelli, berdasarkan prinsip keberpihakan terhadap Palestina.
11 Oktober 2026

Bass Persuades Catat Rekor Penurunan Terparah di Billboard 200
Album terbaru Miley Cyrus, Bass Persuades, mencatatkan penurunan posisi paling drastis dalam sejarah Billboard 200, anjlok dari puncak ke urutan 157 dalam dua pekan.
11 Oktober 2026

Avenged Sevenfold Hadirkan Kenangan dalam Konser di Jakarta
Band metal legendaris Avenged Sevenfold sukses memukau penonton di Jakarta International Stadium dengan penampilan penuh energi dan tribut untuk almarhum drummer mereka.
11 Oktober 2026

Konser A7X Hentak Jakarta, Sushi di Bus Jepang Jadi Wisata Unik
Avenged Sevenfold menggemparkan Jakarta lewat konser di JIS, sementara Jepang memperkenalkan bus wisata berisi restoran sushi bergerak.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Evaluasi Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, Dishub Libatkan Ahli
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Gantikan Wibowo
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Modifikasi Hiace Mewah dalam 12 Jam, Teknologi Plug and Play Jadi Kunci
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Kapolri Mutasi Wakabaintelkam, Anom Setyadji Jabat Pengganti
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Bupati Morowali Hentikan Sementara Operasional PT Aston Usai Bentrok Warga-TKA
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Pemprov Jateng Dorong Penggunaan Bahasa Jawa Harian
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

BRAN Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.48 WITA

199 Personel Polri Dimutasi, Jabatan Strategis Berubah
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.45 WITA

