Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapolri Lantik 199 Perwira, Jabatan Kakorlantas Kini Diisi Brigjen Aries

Kapolri menunjuk Brigjen Pol Aries Syahbudin sebagai Kakorlantas baru dalam mutasi 199 perwira, termasuk pergantian kapolda di sejumlah daerah, dengan penekanan pada meritokrasi dan pelayanan publik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kapolri Lantik 199 Perwira, Jabatan Kakorlantas Kini Diisi Brigjen Aries📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto resmi melantik 199 personel Polri dalam serangkaian mutasi jabatan yang mencakup Perwira Tinggi dan Perwira Menengah. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026, dikeluarkan pada 10 Oktober 2026. Mutasi ini menjadi bagian dari strategi penataan organisasi untuk memastikan kinerja institusi tetap efektif dan responsif terhadap dinamika keamanan nasional.

Brigjen Pol Aries Syahbudin kini menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, menggantikan Irjen Wibowo. Ia dipilih berdasarkan rekam jejak, kapasitas teknis, dan kompetensi dalam bidang pengelolaan lalu lintas nasional. Di sisi lain, Irjen Wawan Muliawan dipindahkan ke posisi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa di Lemdiklat Polri, sementara jabatan Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) diserahkan kepada Brigjen Anom Setyadji.

Pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi juga terjadi. Irjen Agus Wijayanto menjabat baru sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing. Sementara itu, jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dipegang oleh Brigjen Andi Syahriful Taufik, yang menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Di wilayah Lampung, Kapolda baru adalah Brigjen Yustan Alpiani, menggantikan Irjen Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa penempatan pejabat didasarkan pada prinsip meritokrasi, dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak masing-masing personel. Ia menekankan bahwa mutasi bukan sekadar perubahan jabatan, melainkan bagian dari pembinaan karier dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Setiap pejabat baru diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan karakteristik wilayah tugasnya.

Johnny juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, menjaga integritas, serta menjalankan tugas dengan orientasi pada pelayanan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan publik. Dengan tagline "Polisi Bersama Masyarakat", langkah ini diharapkan mampu mendorong sinergi antara institusi dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya