Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BSA Jadi Pemicu Gerakan Jakarta Asri

Program Benyamin S Award menjadi instrumen strategis Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong transformasi kota menuju lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sesuai visi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BSA Jadi Pemicu Gerakan Jakarta Asri📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui program Benyamin S Award (BSA) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi kota hijau yang selaras dengan gerakan nasional Indonesia ASRI. Program ini disampaikan secara langsung oleh Staf Khusus Gubernur bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, saat hadir dalam Festival Jalan Jaksa di Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (11/10). Ia menekankan bahwa BSA bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan bagian dari strategi sistemik untuk mengubah pola pengelolaan lingkungan di tingkat kelurahan.

Nirwono menegaskan bahwa tujuan utama BSA adalah mendorong kota Jakarta menjadi lebih asri, sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menyebut bahwa langkah ini merupakan respons terhadap keinginan nasional untuk menciptakan ruang publik yang aman, sehat, bersih, dan indah—konsep yang dikenal sebagai Indonesia ASRI. Dengan menggandeng tokoh budaya Betawi Benyamin Sueb sebagai simbol semangat lokal, program ini juga bertujuan membangkitkan kebanggaan dan partisipasi masyarakat dalam perbaikan lingkungan sekitar.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo dalam peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai pada 16 September. Dalam kesempatan itu, Presiden menyatakan rencana untuk mengundang seluruh gubernur, bupati, dan DPRD di seluruh Indonesia dalam rapat koordinasi guna meluncurkan gerakan secara nasional dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa Jakarta harus menjadi contoh pertama sebagai kota hijau dan taman, atau yang dikenal sebagai The Garden City dan The Green City.

Sebanyak 10 kelurahan telah lolos ke babak final BSA, termasuk Kebon Sirih, Pulau Panggang, Kelapa Gading Timur, Malaka Sari, Utan Kayu Selatan, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, dan Cilandak Barat. Masing-masing kelurahan akan menjalani tahap penilaian akhir melalui presentasi, dengan penutupan acara puncak dijadwalkan pada 30 Oktober. Melalui mekanisme ini, Pemprov DKI berharap tercipta model pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, inklusif, dan dapat ditiru oleh kota-kota lain di Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya