Penerimaan Pajak 2026 Dorong Perbaikan Fiskal Nasional
Peningkatan signifikan penerimaan perpajakan hingga Agustus 2026 mendorong penurunan defisit anggaran dan penguatan struktur fiskal nasional.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan penerimaan perpajakan hingga Agustus 2026 mencatatkan angka positif yang menunjukkan efektivitas pengelolaan pendapatan negara. Capaian ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesehatan fiskal, sekaligus menekan defisit anggaran secara signifikan. Dalam periode tersebut, pendapatan negara tumbuh 25,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp2.055,7 triliun, melampaui pertumbuhan belanja negara yang berada di angka 17,11 persen atau senilai Rp2.295,7 triliun.
Porsi pembiayaan belanja negara dari pendapatan negara meningkat dari 83,61 persen pada Agustus 2025 menjadi 89,54 persen pada Agustus 2026. Dampaknya, kesenjangan defisit anggaran menurun drastis dari Rp321,3 triliun menjadi Rp240,1 triliun, setara dengan 0,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio defisit terhadap total belanja juga turun dari 16,39 persen pada 2025 menjadi 10,46 persen pada 2026, menunjukkan peningkatan kapasitas fiskal yang lebih sehat.
Penerimaan perpajakan mencapai Rp1.619,3 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 21,72 persen year on year, menjadi rekor tertinggi dalam dekade terakhir, kecuali periode pemulihan pasca-pandemi 2022. Peningkatan ini didorong utama oleh kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang menyumbang 36,53 persen dari total penerimaan pajak, sementara Pajak Penghasilan (PPh) menyumbang 47,01 persen. Kedua komponen ini bersama-sama berkontribusi sebesar 83,54 persen terhadap total penerimaan perpajakan.
Penguatan ini juga tercermin dari indikator elastisitas pajak terhadap pertumbuhan ekonomi atau tax buoyancy, yang meningkat dari 1,56 pada kuartal I-2026 menjadi 2,60 pada kuartal II-2026. Rasio perpajakan terhadap PDB nominal pun naik dari 7,14 persen menjadi 11,07 persen dalam dua kuartal pertama 2026. Untuk menjaga momentum ini, diperlukan kebijakan yang menjamin kemudahan akses pelaporan pajak, penguatan pengawasan berbasis data, perluasan basis wajib pajak, serta kepastian pencairan restitusi agar dunia usaha tetap termotivasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Peringatan Hari Desa 2027 Dicanangkan untuk Bangkitkan Ekonomi Desa
Peringatan Hari Desa Nasional 2027 digelar sebagai momentum penguatan ekonomi, pemanfaatan potensi lokal, dan penguatan semangat gotong royong di tingkat desa melalui berbagai lomba dan kegiatan nasional.
11 Oktober 2026

Anggota DPR Soroti Beban Berat Industri Sulsel Akibat Biaya Operasional Meningkat
Legislator Komisi VII DPR RI menyoroti tekanan ekonomi terhadap pelaku industri di Sulawesi Selatan akibat kenaikan biaya operasional dan penurunan pendapatan.
11 Oktober 2026

BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia
BRI berhasil mempertahankan posisi sebagai merek paling bernilai di Indonesia dengan nilai mencapai USD6,9 miliar menurut laporan Brand Finance 2026.
11 Oktober 2026

Kerja Sama Rp10 Triliun Tandai Perluasan Investasi China di Sektor Hijau
Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings resmi menandatangani kerja sama senilai Rp10 triliun untuk pengembangan industri manufaktur dan energi hijau di Tiongkok.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Evaluasi Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, Dishub Libatkan Ahli
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Gantikan Wibowo
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Modifikasi Hiace Mewah dalam 12 Jam, Teknologi Plug and Play Jadi Kunci
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Kapolri Mutasi Wakabaintelkam, Anom Setyadji Jabat Pengganti
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Bupati Morowali Hentikan Sementara Operasional PT Aston Usai Bentrok Warga-TKA
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Pemprov Jateng Dorong Penggunaan Bahasa Jawa Harian
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

BRAN Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.48 WITA

MUI Minta Pembatalan Konser Bocelli di Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.47 WITA

