Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kerja Sama Rp10 Triliun Tandai Perluasan Investasi China di Sektor Hijau

Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings resmi menandatangani kerja sama senilai Rp10 triliun untuk pengembangan industri manufaktur dan energi hijau di Tiongkok.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kerja Sama Rp10 Triliun Tandai Perluasan Investasi China di Sektor Hijau📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kerja sama strategis antara PT Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings (Hong Kong) Ltd. secara resmi dilakukan pada 9 Oktober 2026 di Anhui, Tiongkok. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasional Tiran Nusantara Grup Andi Karyadi dan Direktur Conch Li Xin, disaksikan oleh Presiden Komisaris Tiran Nusantara Grup, Andi Amar Mar'uf Sulaiman. Fokus kemitraan mencakup pembangunan fasilitas produksi bahan anoda baterai litium, pabrik kemasan plastik, pembangkit listrik tenaga angin (PLTB), serta pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), yang menjadi bagian dari upaya transformasi industri berkelanjutan.

Conch, perusahaan yang berafiliasi dengan pemerintah Tiongkok, telah menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap Indonesia dengan total investasi sebelumnya mencapai Rp30 triliun. Kerja sama baru ini merupakan kelanjutan dari jejak investasi tersebut, dengan rencana peningkatan nilai secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Proyek-proyek ini didesain untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan mendorong hilirisasi sumber daya alam melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Struktur kepemilikan dalam kemitraan disusun secara fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing proyek. Pada sejumlah unit usaha patungan, Tiran Nusantara Grup memiliki porsi 49%, sementara Conch 51%. Di sektor lain, komposisi kepemilikan dibalik, dengan Tiran Nusantara Grup menguasai 51% dan Conch 49%. Seluruh perusahaan dalam grup ini dikendalikan oleh Menteri Pertanian RI periode 2014–2019, Andi Amran Sulaiman, yang merupakan pendiri sekaligus pemilik utama.

Awal mula bisnis Tiran Nusantara Grup bermula dari inovasi pengendalian hama tikus yang dikembangkan oleh Amran, yang kemudian menjadi dasar dari produk paten seperti Tiran 58PS dan Alpostran. Dari awal berbasis riset pertanian, usaha ini berkembang pesat menjadi grup industri yang menaungi lebih dari puluhan perusahaan. Saat ini, kelompok tersebut mengoperasikan ratusan dump truck, puluhan kapal angkut, dan bergerak di sektor pertambangan, energi, logistik, perdagangan, hingga kawasan industri.

Proyek strategis lain yang dikembangkan oleh Andi Amran Sulaiman mencakup pembangunan mesjid senilai Rp1 triliun dengan kapasitas 20.000 jemaat, serta rumah sakit bertingkat 17 lantai untuk memperluas akses layanan kesehatan. Selain itu, ia juga aktif dalam program kemanusiaan, termasuk penyaluran beasiswa bagi ratusan anak yatim, penyandang disabilitas, mahasiswa, dan warga Palestina. Kerja sama dengan Conch diharapkan menjadi pemicu percepatan transformasi industri nasional menuju energi bersih, pengelolaan limbah yang efisien, dan penguatan ekonomi berbasis sumber daya alam.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya