498 Jiwa Terdampak Banjir di Padang, 120 Rumah Terendam
Banjir bandang melanda tiga kecamatan di Padang, menimbulkan dampak pada 498 jiwa dan merendam 120 rumah, sementara 238 warga berhasil dievakuasi.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang hingga Sabtu malam mengakibatkan 498 jiwa terdampak secara langsung. Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, dengan titik terparah di Kelurahan Kuranji, Lubuk Minturun, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Tabing Banda Gadang, hingga Gurun Laweh. Data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan bahwa sekitar 120 unit rumah terendam air, dengan sebagian besar mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Di Kecamatan Kuranji, empat rumah mengalami kerusakan sedang dan satu unit mengalami kerusakan berat. Selain itu, akses jalan di kawasan Guo terputus akibat meluapnya air, menghambat mobilitas warga dan operasional penanganan darurat. Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 238 warga dari empat lokasi berbeda, termasuk Lapau Munggu, Guo, Perumahan Abi, Kampung Apa, dan Perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun.
BPBD Kota Padang meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menekankan pentingnya pemantauan kondisi lingkungan, terutama bagi warga yang tinggal di dekat sungai, daerah rawan banjir, atau wilayah dengan tanah labil. Ia mengimbau agar masyarakat segera mengungsi jika melihat peningkatan debit air atau tanda-tanda bahaya lainnya.
Upaya penanganan darurat terus dilakukan, termasuk pendistribusian logistik dan pemeriksaan kerusakan infrastruktur. BPBD menegaskan kesiapan tim tanggap darurat untuk merespons perkembangan situasi secara cepat dan terkoordinasi. Masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap menjaga kewaspadaan demi keselamatan bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gempa Dangkal 5,7 Skala Richter Guncang Laut Selatan Sukabumi
Gempa magnitudo 5,7 terjadi di perairan barat daya Sukabumi dengan kedalaman 10 km, tidak berpotensi tsunami, dan dirasakan di beberapa wilayah kabupaten.
11 Oktober 2026

Prabowo Sambut El-Sisi di Istana, Bahas Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Mesir El-Sisi di Istana Negara, Jakarta, dalam pertemuan yang membahas kerja sama strategis dan isu regional.
11 Oktober 2026

Retakan Tanah Muncul Usai Gempa Kuat Guncang Panama
Gempa magnitudo 7,7 dan susulan 5,5 merusak 426 rumah dan memicu retakan tanah di wilayah pesisir selatan Panama, tanpa korban jiwa.
11 Oktober 2026

Modal Awal Rp 300 Juta untuk Buka Gerai Alfamart
Calon pelaku usaha bisa memulai bisnis minimarket melalui franchise Alfamart dengan modal mulai Rp 300 juta, sesuai tipe gerai dan jenis kerja sama yang dipilih.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Evaluasi Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, Dishub Libatkan Ahli
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Gantikan Wibowo
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Modifikasi Hiace Mewah dalam 12 Jam, Teknologi Plug and Play Jadi Kunci
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Kapolri Mutasi Wakabaintelkam, Anom Setyadji Jabat Pengganti
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Bupati Morowali Hentikan Sementara Operasional PT Aston Usai Bentrok Warga-TKA
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Pemprov Jateng Dorong Penggunaan Bahasa Jawa Harian
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

BRAN Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.48 WITA

MUI Minta Pembatalan Konser Bocelli di Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.47 WITA

