Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Peringatan Hari Desa 2027 Dicanangkan untuk Bangkitkan Ekonomi Desa

Peringatan Hari Desa Nasional 2027 digelar sebagai momentum penguatan ekonomi, pemanfaatan potensi lokal, dan penguatan semangat gotong royong di tingkat desa melalui berbagai lomba dan kegiatan nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Peringatan Hari Desa 2027 Dicanangkan untuk Bangkitkan Ekonomi Desa📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2027 diharapkan menjadi pemicu transformasi ekonomi dan sosial di desa-desa Indonesia. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menegaskan bahwa momentum ini tidak hanya seremonial, tetapi strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal, penguatan UMKM, serta penguatan hubungan antarwarga. Acara peluncuran digelar di Bandung Barat sebagai langkah awal dari rangkaian kegiatan nasional yang akan melibatkan berbagai provinsi.

Dalam peluncuran tersebut, disiapkan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dengan 14 perlombaan yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas dan keterlibatan masyarakat. Lomba-lomba seperti Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, Desa dengan BUMDes Terbaik, Pemuda Pemudi Pelopor Desa, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba menjadi sarana konkret bagi desa untuk menunjukkan inovasi dan komitmen dalam pembangunan berkelanjutan. Setiap kegiatan dirancang agar mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan semangat persatuan.

Kegiatan akan dilaksanakan secara serentak di empat provinsi, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan, sebagai upaya memastikan partisipasi luas dan inklusivitas. Khusus Liga Desa, disiapkan sebagai wadah bagi generasi muda desa untuk menunjukkan potensi mereka, dengan syarat peserta harus merupakan warga desa yang tinggal di wilayah tersebut. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal.

Mendes menegaskan bahwa desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan aktor utama dalam perekonomian nasional. Ia meyakini bahwa dengan optimalisasi potensi dan penguatan kapasitas, desa dapat menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan bahkan menjangkau pasar internasional. Semangat tersebut diwujudkan melalui kerja kolektif, inovasi lokal, dan penguatan institusi desa seperti BUMDes.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya