Pariwisata Indonesia Raih Devisa 8,43 Miliar Dolar AS di Paruh Pertama 2026
Sektor pariwisata mencatat devisa sebesar 8,43 miliar dolar AS pada semester pertama 2026, didukung oleh 7,45 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan realisasi investasi Rp39,68 triliun.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan signifikan sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan momentum positif di tahun 2026. Pada periode Januari hingga Juni, devisa yang diraih dari sektor ini mencapai angka 8,43 miliar dolar AS, menunjukkan kinerja yang kuat dan berkelanjutan. Angka ini menjadi indikator penting atas daya tarik destinasi alam dan budaya Indonesia di mata dunia.
Realisasi investasi dalam sektor pariwisata pada periode yang sama juga mencatat pencapaian tinggi, mencapai Rp39,68 triliun. Angka ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi yang dimiliki Indonesia melalui sektor pariwisata. Investasi tersebut tersebar di berbagai wilayah, termasuk destinasi prioritas nasional yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta orang dalam enam bulan pertama tahun ini, menunjukkan tren pemulihan yang konsisten setelah masa pasca-pandemi. Kunjungan ini tersebar di berbagai daerah dengan potensi wisata unggulan, termasuk wilayah Sulawesi Tenggara yang kian menjadi sorotan. Kenaikan jumlah kunjungan berkontribusi langsung terhadap peningkatan devisa dan penciptaan lapangan kerja.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa strategi pengembangan destinasi berbasis keberlanjutan dan penguatan infrastruktur telah berdampak positif. Pemerintah terus memperkuat kerja sama dengan sektor swasta dan pemangku kepentingan lain untuk menjaga kualitas layanan dan memperluas jangkauan pasar internasional. Tujuan jangka panjang tetap terfokus pada peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Smartphone Redmi Note 17 Pro Max resmi akan diluncurkan di Indonesia pada 16 September dengan baterai 10.000mAh dan fitur tahan air serta benturan ekstrem.
14 September 2026

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.
14 September 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


