Paus Serukan Hentikan Perang di Yaman dan Doakan Korban Penembakan Yordania
Paus Leo XIV menyerukan perdamaian di Yaman dan menyampaikan duka atas insiden penembakan di gereja Yordania yang menewaskan sembilan orang.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 12.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Paus Leo XIV mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik di Yaman untuk menghentikan kekerasan dan membangun jalan menuju perdamaian. Dalam pidatonya usai doa Angelus mingguan, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus memburuk, khususnya di kota Taiz, tempat warga mengalami kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Ia menekankan pentingnya menjamin kehidupan yang layak bagi seluruh penduduk, terlepas dari latar belakang politik atau agama.
Konflik di Yaman, yang bermula sejak 2014 ketika kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan wilayah lainnya, telah memicu intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi pada 2015. Kini, wilayah utara dan barat Yaman dikuasai oleh Houthi, sementara pemerintah yang diakui internasional bersama sekutunya mengendalikan wilayah selatan dan timur, termasuk Kota Aden. Paus menekankan bahwa perdamaian bukan sekadar harapan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mencegah kerusakan lebih dalam terhadap masyarakat sipil.
Di sisi lain, Paus menyampaikan bela sungkawa mendalam atas peristiwa penembakan brutal di Gereja Ortodoks St. George, Harmoud, Yordania, pada Jumat (23/10). Insiden yang terjadi saat prosesi pemakaman menewaskan sembilan orang dan melukai sekitar 40 lainnya. Ia menegaskan solidaritas penuh terhadap umat Kristen di Yordania, sekaligus mengapresiasi tradisi damai dan kerukunan antarumat yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Yordania.
Paus menegaskan bahwa perang bukan hanya membawa kematian, tetapi juga kemiskinan dan kerusakan moral serta sosial yang mendalam. Ia mengajak semua pihak untuk memilih dialog daripada kekerasan, serta memperkuat nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita terus berdoa agar dunia dipenuhi pilihan yang berpihak pada perdamaian dan keadilan,” tegasnya, menekankan bahwa harapan akan perdamaian harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Tim gabungan Polda Kepri dan BNN Kepri mengamankan 18 orang di Kampung Madani, Batam, terkait aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dengan 17 dari mereka positif mengandung zat terlarang.
26 Oktober 2026

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Polda Metro Jaya resmi meluncurkan Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari dengan melibatkan 2.938 personel dan mewajibkan dokumentasi video setiap penindakan.
26 Oktober 2026

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Seorang pria asal Madiun ditangkap karena diduga membunuh istri sirinya dan anaknya berusia empat tahun, lalu membakar dan menggiling jasad korban menggunakan mesin penggiling daging.
26 Oktober 2026

Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Karhutla di Kaltim dan Kalteng
Polri menurunkan 200 personel Brimob dan 10 personel Bareskrim untuk penanganan karhutla di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah secara terpadu dengan instansi terkait.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

PDIP dan Gerindra Soroti Dampak Putusan MK Soal Ijazah Wapres Gibran
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Indonesia Kecam Serangan Teror di Gereja Yordania
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Lima Karyawan Indonesia Pelajari Integrasi Energi Bersih di China
Senin, 26 Oktober 2026, 12.24 WITA

