Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Karhutla di Kaltim dan Kalteng
Polri menurunkan 200 personel Brimob dan 10 personel Bareskrim untuk penanganan karhutla di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah secara terpadu dengan instansi terkait.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 12.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kepolisian Republik Indonesia menerjunkan 200 personel Brimob dan 10 anggota Bareskrim dalam operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penanganan menyeluruh untuk meminimalkan dampak lingkungan dan sosial akibat kebakaran yang meluas. Penugasan ini dilakukan secara koordinatif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana alam yang bersifat multidimensi.
Personel Brimob dibagi menjadi dua kelompok utama. Seratus anggota dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II ditempatkan di Kalimantan Timur, khususnya untuk menangani titik api di Kabupaten Kutai Timur serta mendukung mitigasi di wilayah Ibu Kota Nusantara, meliputi Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser. Sementara itu, 100 personel lain dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II ditugaskan di Kalimantan Tengah, fokus pada penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang menjadi zona kritis.
Di sisi penegakan hukum, Bareskrim Polri menempatkan masing-masing lima personel di dua provinsi tersebut. Tugas mereka mencakup penyelidikan dugaan tindak pidana karhutla, termasuk melacak penyebab kebakaran dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab jika ditemukan unsur pidana. Pendekatan hukum ini menjadi bagian integral dari upaya pencegahan, dengan harapan mampu menekan pelanggaran pembakaran lahan secara berkelanjutan.
Kepolisian menegaskan bahwa penanganan karhutla bukan hanya tanggung jawab instansi, tetapi juga kewajiban bersama. Kolaborasi antara petugas lapangan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan. Polri mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor jika menemukan titik api. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan, khususnya di kawasan strategis seperti IKN dan kawasan konservasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Tim gabungan Polda Kepri dan BNN Kepri mengamankan 18 orang di Kampung Madani, Batam, terkait aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dengan 17 dari mereka positif mengandung zat terlarang.
26 Oktober 2026

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Polda Metro Jaya resmi meluncurkan Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari dengan melibatkan 2.938 personel dan mewajibkan dokumentasi video setiap penindakan.
26 Oktober 2026

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Seorang pria asal Madiun ditangkap karena diduga membunuh istri sirinya dan anaknya berusia empat tahun, lalu membakar dan menggiling jasad korban menggunakan mesin penggiling daging.
26 Oktober 2026
Paus Serukan Hentikan Perang di Yaman dan Doakan Korban Penembakan Yordania
Paus Leo XIV menyerukan perdamaian di Yaman dan menyampaikan duka atas insiden penembakan di gereja Yordania yang menewaskan sembilan orang.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

PDIP dan Gerindra Soroti Dampak Putusan MK Soal Ijazah Wapres Gibran
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Indonesia Kecam Serangan Teror di Gereja Yordania
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Lima Karyawan Indonesia Pelajari Integrasi Energi Bersih di China
Senin, 26 Oktober 2026, 12.24 WITA

