Pemerintah Lelang 8 Jenis Sukuk untuk Kumpulkan Rp10 Triliun
Pemerintah akan melaksanakan lelang delapan seri sukuk syariah pekan depan untuk mencapai target pendanaan APBN 2026 sebesar Rp10 triliun melalui pasar domestik.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.27 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 66x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah akan membuka lelang delapan seri surat berharga syariah negara (SBSN) pada Selasa, 20 Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya memenuhi target pendanaan APBN tahun anggaran 2026 sebesar Rp10 triliun. Lelang ini dilakukan melalui pasar perdana domestik dan melibatkan instrumen berupa Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) serta Project Based Sukuk (PBS), dengan rentang tenor dari pendek hingga panjang.
Sukuk dengan tenor pendek yang akan dilelang antara lain SPNS23112026, SPNS12042027, dan SPNS19072027, yang menawarkan imbal hasil berupa diskonto. Sementara itu, seri PBS yang akan diperjualbelikan menawarkan tingkat imbal hasil bervariasi, mulai dari 5% hingga 6,87%, tergantung seri dan jangka waktu. Setiap instrumen didasarkan pada akad syariah yang telah disahkan oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Penerbitan SPN-S menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back berdasarkan fatwa DSN-MUI No. 72/DSN-MUI/VI/2008, dengan aset dasar berupa Barang Milik Negara yang telah disetujui oleh DPR RI dan memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Keuangan No. 99/PMK.08/2021. Sementara PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased berdasarkan fatwa No. 76/DSN-MUI/VI/2010, dengan dasar aset dari proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 yang telah disahkan melalui Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026.
Seluruh investor, baik individu maupun institusi, diperbolehkan berpartisipasi dalam lelang, tetapi penawaran harus disampaikan melalui Dealer Utama yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan. Daftar perusahaan yang terdaftar sebagai Dealer Utama meliputi PT Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Permata, Panin, HSBC, OCBC NISP, Standard Chartered, CIMB Niaga, Maybank, Citibank, BCA, Deutsche Bank, BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Bahana Sekuritas, dan Bank Syariah Indonesia. Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Indonesia juga terlibat sebagai peserta lelang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Pembangunan PLTS terapung di Waduk Tembesi, Batam, telah menyelesaikan 74 persen tahap konstruksi dengan kapasitas 46 MWp dan proyeksi produksi listrik 61 GWh per tahun.
24 Oktober 2026

Peta Hak Dasar Desa Siap Dukung Pembangunan Berbasis HAM
KemenHAM memperkenalkan Peta Pemenuhan Hak Dasar hingga tingkat desa melalui platform DESAHAM sebagai alat pemantauan berbasis data dalam perencanaan pembangunan nasional.
24 Oktober 2026

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

