Pemerintah Tekankan Konsistensi Penegakan Hukum di Pasar Modal
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat penegakan hukum di pasar saham Indonesia menyusul sorotan MSCI terhadap ketidakberlanjutan reformasi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 136x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo menegaskan bahwa pemerintah menyadari perlunya peningkatan konsistensi penegakan hukum di sektor pasar modal, terutama menyusul masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam proses evaluasi klasifikasi pasar Indonesia. Ia menyatakan bahwa upaya tersebut bukan hanya respons terhadap tekanan eksternal, tetapi juga bagian dari langkah strategis yang telah dijalankan secara internal oleh pemerintah.
Menurut Dradjad, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah siap memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan aturan, termasuk dalam menghadapi praktik yang berpotensi merusak integritas pasar. Ia menekankan bahwa penegakan hukum tidak lagi bersifat selektif, melainkan berlaku bagi semua pelaku pasar, termasuk entitas besar yang memiliki pengaruh signifikan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penerapan hukum tanpa pandang bulu.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Koordinasi Perekonomian, di mana Dradjad menyoroti bahwa sejumlah upaya telah dilakukan, seperti operasi penertiban kawasan hutan yang turut menyentuh praktik korporasi di pasar modal. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih transparan dan adil.
MSCI saat ini sedang menjalankan proses konsultasi untuk menilai kelayakan pasar saham Indonesia dalam perubahan status dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan akhir dijadwalkan pada 30 Juni 2027. Meski telah dilakukan sejumlah reformasi, pelaku pasar masih menyampaikan kekhawatiran terhadap disfungsi pasar, termasuk dugaan perdagangan terkoordinasi dan belum terlihatnya bukti penegakan hukum yang konsisten.
Pemerintah menyatakan bahwa upaya penegakan hukum bukan hanya respons terhadap MSCI, tetapi bagian dari transformasi sistemik yang sedang berlangsung. Tujuannya adalah membangun kepercayaan investor jangka panjang dan memastikan pasar modal Indonesia mampu bersaing secara global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

