Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemimpin Berbasis SDGs Jadi Kunci Keluar dari Tangkap Pendapatan Menengah

Transformasi pembangunan nasional dipacu melalui kepemimpinan yang mampu menerjemahkan SDGs ke aksi nyata, dengan program sertifikasi kepemimpinan 2026 sebagai wadah utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemimpin Berbasis SDGs Jadi Kunci Keluar dari Tangkap Pendapatan Menengah📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi fondasi utama dalam mendorong transformasi sistemik pembangunan di tingkat nasional. Menurut Kepala Bappenas, penguatan kepemimpinan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan struktural, termasuk keluar dari kategori pendapatan menengah. Ia menekankan bahwa perubahan tidak bisa hanya berhenti pada pemahaman teoretis, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan dan aksi nyata di lapangan.

Program SDG Certified Leadership 2026 menjadi sarana strategis untuk membentuk pemimpin yang mampu mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam berbagai sektor. Dalam gelaran tahunan ini, sebanyak 947 calon peserta dari 631 institusi di 32 provinsi bersaing untuk masuk ke dalam 60 kuota peserta terpilih. Proses seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan, termasuk lokakarya, diskusi panel, penugasan, serta pendampingan mentoring, yang menghasilkan proyek akhir berupa Capstone Project.

Wakil Kepala Bappenas menegaskan bahwa SDGs bukan sekadar konsep, melainkan alat konkret untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran aktif peserta setelah program berakhir, bukan hanya sebagai alumni, tetapi sebagai agen perubahan yang terus menguji, mengembangkan, dan memperluas gagasan mereka melalui kolaborasi lintas sektor. “Jadilah 60 penggerak perubahan, bukan sekadar 60 peserta yang selesai pelatihan,” tegasnya.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa hingga kini, sekitar 62,7 persen target SDGs telah tercapai secara nasional. Meski pencapaian ini menunjukkan kemajuan, percepatan strategis masih diperlukan untuk mencapai tujuan keseluruhan. Program SDG Academy yang memasuki putaran kedelapan ini menjadi ruang dialog dan kolaborasi bagi pemimpin dari berbagai latar belakang, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil, untuk menyusun pendekatan baru dalam menangani tantangan pembangunan.

Peserta program diharapkan mampu mengembangkan gagasan berbasis realitas lapangan, baik di tingkat institusi, daerah, maupun komunitas. Hasilnya diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya SDGs Leader yang mampu menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai bagian tak terpisahkan dari kebijakan dan program kerja sehari-hari, sehingga mampu mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya