Pencetakan Sawah Baru di Malut Dipercepat untuk Swasembada dan Lapangan Kerja
Pemerintah pusat menargetkan pencetakan sawah baru seluas 10.000 hektare di Maluku Utara, dengan realisasi saat ini mencapai 1.900 hektare, sebagai langkah strategis menjamin keamanan pangan dan menciptakan lapangan kerja di kawasan transmigrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Kementerian Transmigrasi menggencarkan upaya pencetakan sawah baru di Maluku Utara, dengan target akhir mencapai 10.000 hektare, sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat swasembada beras dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Hingga Agustus 2026, progres pencetakan sawah baru telah mencapai sekitar 1.900 hektare, menunjukkan potensi besar yang masih dapat dieksploitasi, terutama di lahan transmigrasi yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ternate, Wakil Menteri Transmigrasi menegaskan bahwa potensi pengembangan lahan pertanian masih sangat luas, terutama jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan transmigrasi yang belum produktif sebagai fondasi utama pencetakan sawah baru, yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor beras dari provinsi lain.
Pencetakan sawah baru tidak hanya ditujukan untuk menaikkan produksi pangan, tetapi juga sebagai upaya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal dan transmigran. Dengan mempertimbangkan alih fungsi lahan pertanian di Jawa yang mencapai 100.000 hektare per tahun, pengembangan pertanian di luar Jawa seperti Malut menjadi krusial untuk menjaga ketersediaan bahan pangan nasional.
Namun, keberhasilan program ini bergantung pada kesiapan infrastruktur pendukung, terutama saluran irigasi, bendungan, dan akses air yang stabil. Viva menegaskan bahwa pembukaan lahan baru harus disertai dengan pembangunan infrastruktur pendukung agar hasil pertanian dapat dioptimalkan. Kementerian Transmigrasi pun siap berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan instansi terkait untuk menyukseskan program ini.
Sekretaris Daerah Maluku Utara menyoroti dampak sosial dari program transmigrasi, di mana kebiasaan bercocok tanam padi yang diterapkan transmigran mulai menyebar ke masyarakat lokal, membawa perubahan budaya pertanian yang berkelanjutan. Dengan komitmen bersama, Maluku Utara berharap dapat mencapai produksi beras mandiri dan turut berkontribusi pada swasembada pangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Memukau
Sejumlah ruas tol di berbagai wilayah Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, dari perbukitan hijau hingga laut lepas, sekaligus mendukung efisiensi perjalanan.
12 September 2026

Pertamina UMK Academy 2026 Mulai Tahap Regional dengan 1.500 Peserta Terpilih
Program pembinaan UMK dari Pertamina resmi dimulai tahap regional dengan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia.
12 September 2026
Berita Lainnya

Suahasil Dilantik, Pengusaha Optimistis Dorong Tumbuh Ekonomi 8%
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Tegaskan Kelanjutan Kebijakan Keuangan Negara
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan, Tekankan Kredibilitas Institusi
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Menkeu Dorong Perluasan Penindakan Rokok Ilegal
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

IHSG Melemah Saat Peluncuran Bansos Digital Ditetapkan Oktober
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Suahasil Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Tantangan Fiskal Makin Ketat
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Pergantian Menteri Keuangan Tak Ganggu Progres Whoosh
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Purbaya Siapkan Skema BPD Financing untuk Dorong Pembangunan Daerah
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA


