Pengendali IMPC Perkuat Kepemilikan dengan Pembelian Saham Baru
PT Tunggal Jaya Investama menambah kepemilikan saham di IMPC melalui pembelian 4,76 juta lembar saham pada September 2026, meningkatkan porsi kepemilikan menjadi 38,41%.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan pengendali PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Tunggal Jaya Investama, melakukan pembelian saham secara bertahap pada 8 dan 10 September 2026. Transaksi dilakukan di Bursa Efek Indonesia dan mencatatkan peningkatan signifikan dalam kepemilikan langsung. Dalam dua hari tersebut, perusahaan membeli total 4.762.300 lembar saham dengan harga rata-rata Rp1.687 per lembar, membukukan nilai transaksi mencapai Rp7,84 miliar.
Pembelian dilakukan dengan harga yang bervariasi, yakni Rp1.617 per saham untuk 3,4 juta lembar dan Rp1.723 per saham untuk 1,362 juta lembar. Langkah ini menunjukkan komitmen strategis dari pemegang saham pengendali untuk memperkuat posisi kepemilikan di perusahaan manufaktur bahan bangunan. Setelah transaksi selesai, kepemilikan saham Tunggal Jaya Investama naik dari 38,39% menjadi 38,41%, setara dengan 21,088 miliar lembar saham.
Manajemen IMPC menyatakan bahwa tujuan utama dari transaksi ini adalah untuk memperkuat investasi jangka panjang melalui kepemilikan langsung, tanpa menyebutkan rencana pengambilalihan atau restrukturisasi. Kenaikan proporsi saham menunjukkan kepercayaan terhadap prospek perusahaan di sektor konstruksi dan bahan bangunan.
IMPC dikenal sebagai produsen utama atap UPVC, PVC, serta produk bahan bangunan lainnya dengan merek Alderon dan Royal. Perusahaan memiliki basis produksi dan distribusi yang terintegrasi, serta menjadi salah satu pemain kunci dalam pasar lokal. Kenaikan kepemilikan oleh pengendali di tengah fluktuasi pasar menandakan stabilitas dan optimisme terhadap kinerja operasional perusahaan ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan kekayaan Rp138,1 miliar, termasuk empat mobil dengan nilai total Rp1,2 miliar, berdasarkan LHKPN KPK 2025.
15 September 2026

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Komisi XI DPR menggelar rapat dengan empat pakar untuk menyempurnakan RUU Keuangan Negara, fokus pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan konsistensi kebijakan di sektor sumber daya alam.
15 September 2026

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Mei Ling resmi menjabat Direktur Utama LMAN, menggantikan Kristijanindyati Puspitasari, dengan fokus pada inovasi, efisiensi, dan tata kelola aset negara yang transparan.
15 September 2026

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan RI di Istana Presiden, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, setelah menempuh karier panjang di bidang fiskal dan akademik sejak 1999.
15 September 2026
Berita Lainnya

PO Hasnur Diminta Susun Strategi Hadapi Lesunya Ekonomi
Selasa, 15 September 2026, 12.31 WITA

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

Suahasil Jadi Menkeu, Fokus Jaga Kesehatan APBN dan Dorong Pertumbuhan 8%
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu, Karangan Bunga Banjiri Kantor Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Suap di BPN Bogor
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA


