Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Perubahan Kendali Saham SQMI Melalui Transaksi Modal Baru

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) mengumumkan rencana perubahan pemegang saham pengendali tidak langsung melalui penempatan saham kepada Maxglory Capital Limited.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.50 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 66x dibuka
Perubahan Kendali Saham SQMI Melalui Transaksi Modal Baru📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan pertambangan emas PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) secara resmi mengumumkan adanya rencana perubahan struktur kepemilikan saham pengendali tidak langsung. Langkah ini muncul setelah Wilton Resources Corporation Limited (WRC), pemegang saham utama SQMI, menandatangani dua perjanjian strategis pada Oktober 2026 dengan Maxglory Capital Limited (MCL). Kedua perjanjian mencakup penempatan saham dan pemesanan obligasi konversi, yang menjadi dasar pengalihan kendali saham dalam struktur kepemilikan WRC.

Berdasarkan Perjanjian Penempatan, MCL berencana memperoleh 1.071.767.735 saham biasa baru dari WRC dengan harga emisi sebesar S$0,011 per saham. Transaksi ini diperkirakan menghasilkan dana bruto sekitar US$9,28 juta, setara dengan Rp166,14 miliar. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa penempatan saham ini akan mengakibatkan MCL menjadi pemegang saham pengendali tidak langsung baru bagi SQMI.

Dana hasil penempatan tersebut akan digunakan untuk melunasi kewajiban keuangan yang belum terbayar, mendukung pengembangan proyek Ciemas Gold Project, serta memperkuat modal kerja kelompok usaha. Ciemas Gold Project merupakan inisiatif utama dalam portofolio pengembangan emas yang dikelola oleh grup Wilton. Penekanan pada pengembangan proyek ini menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pertumbuhan operasional dan nilai perusahaan.

Sebelum transaksi ini, per 30 September 2026, kepemilikan saham pengendali SQMI berada di tangan Wilton Resources Holding dengan porsi 53,5%. Sementara itu, CGS Internasional Securities Singapore memiliki 14,16%, dan sisa saham dikuasai oleh masyarakat sebesar 32,3%. Perubahan kepemilikan ini diproyeksikan akan menentukan arah strategis baru bagi SQMI, terutama dalam pengelolaan aset dan ekspansi operasional di sektor pertambangan emas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya