Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bahas Kelistrikan dan BBM dengan Bahlil di Istana

Presiden Prabowo memimpin rapat strategis dengan Menteri Bahlil untuk mengatasi gangguan listrik, distribusi BBM, dan percepatan RUU Migas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.09 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 68x dibuka
Prabowo Bahas Kelistrikan dan BBM dengan Bahlil di Istana📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (14/10/2026), dengan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini menjadi fokus utama untuk menyelaraskan langkah penanganan isu kritis di sektor energi nasional, termasuk gangguan pasokan listrik di beberapa wilayah dan kendala distribusi bahan bakar minyak.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kelistrikan agar masyarakat mendapatkan akses listrik yang stabil dan andal. Ia menyoroti perluasan dan perbaikan infrastruktur untuk meminimalisir pemadaman yang berdampak pada kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi. Pemerintah juga memerlukan peningkatan koordinasi antarinstansi guna menjamin kelancaran distribusi energi.

Masalah distribusi BBM di Bali menjadi perhatian khusus, terutama pasca-kenaikan permintaan dan kondisi logistik yang menimbulkan ketidakseimbangan pasokan. Pemerintah telah menyiapkan mekanisme koordinasi lintas kementerian untuk menyelesaikan kendala tersebut secara cepat dan efisien. Stok BBM nasional tetap terjaga dengan cadangan yang cukup mencapai 16 hingga 18 hari, menunjukkan kesiapan sistem dalam menghadapi fluktuasi permintaan.

Fokus utama saat ini adalah memastikan distribusi energi berjalan lancar, terutama di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar. Upaya ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat tata kelola energi, menjaga keandalan sistem kelistrikan, serta memastikan ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat. Percepatan pembahasan RUU Migas juga dimasukkan dalam agenda, sebagai bagian dari transformasi sistem energi nasional yang lebih berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya