Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Lantik Wamen dan Pejabat Badan Baru di Istana

Presiden Prabowo Subianto melantik empat wakil menteri dan tiga pejabat badan baru dalam Kabinet Merah Putih, dilakukan di Istana Negara berdasarkan keputusan presiden 14 Oktober 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 146x dibuka
Prabowo Lantik Wamen dan Pejabat Badan Baru di Istana📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik empat wakil menteri dan tiga pejabat utama badan negara baru dalam sidang kabinet di Istana Negara, Kamis (15/10/2026). Pelantikan ini dilandasi sejumlah keputusan presiden yang diterbitkan pada hari sebelumnya, menandai perluasan struktur kepemimpinan di lingkungan pemerintahan. Proses pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi kementerian serta institusi terkait.

Empat wakil menteri yang dilantik mencakup Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi, serta Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon untuk posisi Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan. Di sektor pertanian, Dr. Alim Setiawan Slamet dipercaya menjabat Wakil Menteri Pertanian, sementara M Maulana Bungaran, seorang tokoh hukum, dilantik sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Selain itu, Presiden menunjuk Letnan Jenderal Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berdasarkan Keppres Nomor 113/P Tahun 2026. Keputusan ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kapasitas penanganan bencana nasional. Di bidang lingkungan, dua pejabat baru juga dilantik melalui Keppres Nomor 43/M Tahun 2026 untuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko ditunjuk sebagai Kepala BPGMN, sementara Mayor Jenderal Sriyanto menjabat sebagai Wakil Kepala badan tersebut. Penunjukan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan konservasi lingkungan. Semua jabatan baru ini resmi berlaku mulai 15 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari struktur Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya