Presiden Iran Tegaskan Ketahanan Hadapi Tekanan AS di PBB
Pezeshkian menegaskan Iran tak akan menunduk terhadap tekanan AS, menolak blokade Selat Hormuz, dan menyalahkan Washington atas serangan yang menewaskan warga sipil, termasuk anak-anak dan tokoh tinggi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 12.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan secara tegas bahwa negaranya tidak akan tunduk atau mengalah menghadapi ancaman dan sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa perlawanan rakyat Iran akan semakin kuat seiring meningkatnya tekanan eksternal, menekankan bahwa Teheran tidak akan pernah menggoyahkan prinsip kedaulatan dan keberanian dalam menghadapi agresi.
Pezeshkian menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur vital, menekankan bahwa penggunaannya tidak boleh dimanfaatkan untuk menyerang Iran sementara pihak lain memperoleh akses bebas. Ia menolak praktik yang dianggap tidak adil dan merugikan, menekankan bahwa negaranya berhak melindungi wilayah strategis dari intervensi asing.
Dalam kesempatan itu, ia menuding AS melakukan aksi yang setara dengan terorisme, terutama terkait insiden yang menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di awal konflik. Pezeshkian menampilkan foto besar tokoh tersebut serta lebih dari 150 anak sekolah yang gugur dalam serangan awal, sebagai bukti bahwa warga sipil menjadi korban utama dari agresi asing.
Ia menegaskan bahwa Iran hanya bertindak dalam rangka membela diri, bukan sebagai pelaku terorisme. Menurutnya, rakyat Iran yang tak bersalah menjadi sasaran serangan tak bermoral dari Amerika Serikat dan Israel, yang ia sebut sebagai tindakan pengecut. Pezeshkian menegaskan bahwa perlawanan yang dilakukan adalah bentuk perlawanan yang sah dan terus menerus.
Kehadirannya di New York, pusat pertemuan diplomatik global, sempat dipertanyakan karena ketidakpastian visa dari AS. Namun akhirnya, Pezeshkian diberikan izin masuk, meski beberapa anggota rombongan tidak diberikan akses. Keberadaannya di forum internasional ini menjadi simbol keteguhan politik Iran dalam menjaga kedaulatan dan keberpihakan terhadap kepentingan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presiden Iran Bawa Foto Khamenei di Sidang PBB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan duka dan kecaman atas tewasnya pemimpin tertinggi Khamenei dalam serangan AS-Israel, sambil menekankan korban sipil dan pelanggaran hukum internasional.
26 September 2026

Abbas Serukan Tindakan Global Hadapi Ancaman Kebangsaan Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan dunia akan ancaman eksistensi bangsa Palestina akibat kebijakan Israel yang melampaui batas hukum internasional.
26 September 2026

Israel Coba Ajak Iran Pakai Starlink, Ditolak Mentah-Mentah
Duta Besar Israel di PBB menghadirkan perangkat Starlink saat mendekati delegasi Iran, namun tidak mendapat respons, menegaskan ketegangan diplomatik yang tak kunjung mereda.
26 September 2026

Menteri Turun Tangan, Investigasi Hunian Mewah di Lapas Cibinong Dilanjutkan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kepala Bappisus memimpin sidak langsung ke Lapas Cibinong menyusul temuan Ombudsman soal hunian mewah yang diduga disalahgunakan oleh narapidana.
26 September 2026
Berita Lainnya

Pelabuhan Murhum Wujudkan Layanan Penumpang Terbaik di Sulawesi Tenggara
Sabtu, 26 September 2026, 13.23 WITA

Tempat Nongkrong di Bau-Bau yang Paling Asik Ada di Sini Sedhana
Sabtu, 26 September 2026, 12.24 WITA

IHSG Terpuruk Sepekan, Pasar Modal kehilangan Rp361 Triliun
Sabtu, 26 September 2026, 12.14 WITA

50 Pati Polri Naik Pangkat, Roycke Harry Langie Jadi Komjen
Sabtu, 26 September 2026, 12.14 WITA

Beli iPhone 1TB di Luar Negeri? Siapkan Rp8 Juta di Bandara
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

Apple Luncurkan HP Lipat, Samsung Catat Lonjakan Penjualan
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Tujuh Hari Jika AS Setujui
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Dunia Seni Indonesia Berduka
Sabtu, 26 September 2026, 12.13 WITA

